Waka Polda, Sebelas Personil Polda Riau Di PTDH Akibat Melakukan Pelanggaran

Redaksi Redaksi
Waka Polda, Sebelas Personil Polda Riau Di PTDH Akibat Melakukan Pelanggaran
riaueditor.com
Waka Polda Riau Brigjen Pol Drs Ermi Widyatno.
PEKANBARU, riaueditor.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau melaksanakan Upacara Bulanan di halaman Apel Mapolda Riau di ikuti oleh seluruh personil Polda Riau, Senin (17/3/2017).

Dalam pelaksanaan upacara bulanan ini, bertindak selaku inspektur upacara adalah Waka Polda Riau Brigjen Pol Drs Ermi Widyatno.

Upacara bulanan kali ini Wakapolda membacakan Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) terhadap sejumlah personil Polda Riau yang telah mempunyai keputusan tetap (Inkrah).

Sebanyak 11 personil yang telah mendapatkan keputusan inkrah untuk dilakukan PTDH diantaranya seorang Perwira Menengah dan 10 orang merupakan Bintara.

Perwira menengah berinisial Z sebelumhua pernah bertugas dibagian Yanma Polda Riau. Berdasarkan surat Keputusan Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri ia nya melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a PPRI Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.

Sedangkan personil lainnya adalah S dan BN pernah berdinas di Satuan Brimob Polda Riau tersangkut kedalam kasus tindak pidana yang juga melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a PPRI Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.

Ketiga personil yang juga dilakukan pemecatan yakni SB, S dan DH, berdinas di Polda Riau dikarenakan meninggalkan tugasnya secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 (tiga puluh) hari secara berturut turut, sedangkan 5 personil lainnya merupakan dari kewilayahan.

Dalam amanatnya yang dibacakannya, Waka Polda Riau Brigjen Pol Drs Ermi Widyatno membacakan Amanat Kepala Kepolisian Daerah Riau yang menekankan tentang pelanggaran yang dilakukan oleh personil yang telah di lakukan pemecatan dikarenakan terlibat melakukan tindak pidana korupsi, tindak pidana pencurian sepeda motor dan disersi dari kedinasan serta penyalahgunaan Narkoba.

Sebelum mengahiri amanat dalam upacara bulanan tersebut,Wakapolda mengingatkan kembali bahwa, tidak ada yang bisa memperbaiki Polri, kecuali kita semua yang berada dalam organisasi ini, dari pangkat tertinggi hingga terendah.

"Oleh karena itu marilah kita introspeksi diri dan teguhkan komitmen untuk meningkatkan keinerja masing-masing serta hilangkan segala bentuk pelanggaran atau penyimpangan, sebagai implementasi revolusi mental," tegasnya. (tribratanews Polda Riau/gam)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini