Kompleks Perkantoran Pelalawan Jadi Sarang Maksiat

Redaksi Redaksi
Kompleks Perkantoran Pelalawan Jadi Sarang Maksiat
JUL/RE
Pemuda terjaring razia sedang mengisap daun ganja dan minum tuak di taman kota dekat kantor bupati pelalawan
PELALAWAN, riaueditor.com - Kompleks Perkantoran di Pelalawan seperti Komplek Perkantoran Bupati, Kompleks Perkantoran Bhakti Praja dan Kawasan Islamic Centre yang berada di samping Masjid Raya Ulul Azmi Pangkalan Kerinci pada malam hari menjadi sarang maksiat kaum muda-mudi.

Selama dua pekan terakhir operasi pekat yang dilakukan jajaran Polsek Pangkalan Kerinci menemukan miras, Narkoba dan dan kondom. Seperti razia operasi pekat yang dipimpin Kapolsek dan 15 anggota personil pada sabtu malam kemarin berhasil  menangkap lima orang pemuda yang sedang berasyik ria menghisap ganja dan minum tuak di lapangan upacara depan kantor Bupati Pelalawan. Dua minggu berturut-turut ini selalu ada tangkapan,"  terang Kepala Polsek Pangkalan Kerinci, Kompol Arwin Wsc kepada wartawan, Senin (20/1).

Dikatakan Kompol Arwin, operasi pekat dengan sasaran pemuda dan pemudi ini dimulai pukul 21.00 Wib menyusuri kompleks perkantoran. "Memang hampir setiap malam areal ini dijadikan tempat berkumpul dan berpacaran alias memadu kasih, apalagi malam minggu. Dengan lokasi yang gelap, tertutup dan lapang insan mabuk cinta itu bebas berbuat apa saja. Lokasi yang paling sering yakni lapangan upacara di depan kantor bupati, taman kota, mesjid Islamic Center, dan perkantoran Bhakti Praja," terang Kapolsek.

Polisi memulai operasi dari perkantoran Bhakti Praja dan Mesjid Islamic center dan mendapati banyak pasangan sedang berpacara. Mereka haya dihimbau pulang ke rumahnya, setelah diinterogasi dan diperiksa kantongnya. Rombongan pun bergeser ke lapangan upacara di depan kantor Bupati. Ternyata puluhan pemuda tengah asik berkumpul, langsun membubarkan diri dan lari kocar-kacir. Melihat gelagat mencurigakan itu polisi menghalau mereka. Namuan hanya lima orang yang dapat dijaring dan tidak berhasil melarikan diri.

"Tiga orang sedang menghisap ganja berinisial SU (24), IC (27), dan MI (25) dengan barang bukti satu letting ganja. Ada dua orang lagi minum tuak bernama AM (19) dan RS (21). Setelah kita periksa, yang dua orang minum tuak kita perbolehkan pulang dengan dijemput orang tuanya. Lalu ketiga orang yang menghisap ganja masih kita periksa untuk pengembangan," tambahnya.

Adapun hasil operasi Sabtu (11/1) lalu di perkantoran Pemkab Pelalawan tidak kalah menarik. Puluhan pasangan remaja mulai dari pelajar SMP, SMA, hingga  mahasiswa terjaring sedang berpacaran hingga larut malam. Seperti di perkantoran Bhakti Praja, Mesjid Islamic Certer, dan areal Tanjung putus. Bahkan, dari tangan para generasi penerus ini didapati beberapa alat kotrasepsi jenis kondom, sebagian diantaranya bekas pakai.(JUL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini