Diduga Sarang Prostitusi, Masyarakat Desak Pemerintah Tutup Penginapan Jawi-jawi dan Murni

Redaksi Redaksi
Diduga Sarang Prostitusi, Masyarakat Desak Pemerintah Tutup Penginapan Jawi-jawi dan Murni
ilustrasi

MERANTI, riaueditor.com - Masyararakat di lingkungan Kelurahan Selatpanjang Kota Kecamatan Tebing Tinggi, khususnya yang bermukim di jalan jawi-jawi RT.003/RW.002 dibuat resah oleh praktek prostitusi berkedok penginapan.

Informasi yang dihimpun media ini, sejumlah warga menuntut agar penginapan Jawi-jawi dan penginapan Murni segera ditutup untuk selamanya, karena kedua penginapan tersebut diduga menjadi sarang maksiat.

Masyarakat juga menyayangkan pemerintah lambat bertindak meski praktik prostitusi di kedua penginapan tersebut telah berlangsung lama. Padahal tgak jauh dari lokasi penginapan tersebut terdapat kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI), Pondok Pesantren Bahrul Ulum, beserta masjid.

Penginapan jawi jawi yang diketahui milik Awi saat ini dikelola anaknya. Sedikitnya ada delapan kamar di penginapan Jawi-jawi dan tiga kamar di penginapan Murni. Sebelumya penginapan sempat ditutup dan kemudian dibuka lagi.

Ketua RT. 003 Kelurahaan Selatpanjang Kota, Usairi kepada media ini menjelaskan, masyarakat sudah beberapa kami mendesak pemerintah segera menutup penginapan Jawi-jawi.

"Sebelum saya menjabat sebagai ketua RT sudah ada masyarakat rapat di rumah kepala desa dan membuat surat tuntutan serta melapor secara lisan kepada pihak Kelurahaan dan Satpol PP," jelas Usairi, Kamis (24/1/2019).

Dikatakan Usairi, jika pihak Satpol PP melakukan razia informasinya selalu bocor, dan penginapan pura-pura ditutup. Tak lama kemudian dibuka lagi, tandasnya. (Jai)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini