Petani di Kampar Tangkap Truk Bermuatan, Diduga Bawa Sawit Koperasi Kopsa M

Redaksi Redaksi
Petani di Kampar Tangkap Truk Bermuatan, Diduga Bawa Sawit Koperasi Kopsa M
riaueditor

"Tadi kita sempat berjumpa dengan AHz dan sejumlah kuasa hukumnya di Polsek Perhentian Raja. Ada juga anggota berbaju seragam TNI yang mengaku sebagai petugas pengamanan Kopsa-M, yang dibawa oleh NF salah seorang mandor yang merangkap kepala rombongan dan terbukti bukan anggota di Kopsa-M," katanya.

Mendengar situasi ini, sontak kepengurusan terpilih 2021-2026 dan anggota petani awal geram. Mereka menilai perilaku AHz yang tidak tahu malu, masih merasa pengurus yang sah. 

"Mungkin dia sudah kebakaran jenggot menghadapi kasus hukum yang saat ini tengah tertuju padanya selaku aktor intelektual. Tambah lagi LPJ tahun buku 2019, 2020 tak kunjung digelar, bukannya merasa bersalah malah semakin tidak tahu diri," tegasnya.

Saat ini, kata Irwan, pengurus 2021-2026 sudah mengantongi formula khusus untuk pengalokasian pembayaran bagi hasil petani, pembayaran upah pekerja dan cicilan hutang. Formula ini akan menjadi bukti dan fakta atas perilaku AHZ yang berkedok sok jujur dan bertanggungjawab. 

Sementara itu, Kapolsek Perhentian Raja, Iptu Rachmat Wibowo membenarkan adanya satu buah truk bermuatan kelapa sawit yang diamankan setelah diserahkan warga kepada polisi.

"Benar, ada sebuah truk bermuatan kelapa sawit. Kalau beratnya kita belum tau. Itulah nanti jadi barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Rambo sapaan akrabnya.

Rambo uga tidak menampik adanya dua kelompok yakni warga yang merupakan anggota Kopsa-M dan pengurus Kopsa-M yang lama yakni AHz dan kuasa hukumnya sempat mendatangi Polsek Perhentian Raja. Menurut Rambo, keduanya telah dimintai keterangan.

"Bukan pemeriksaan, kita hanya klarifikasi saja. Tadi kita juga sudah koordinasi dengan Polres Kampar dan saat ini kasusnya diambil alih Polres Kampar. Jadi barang bukti kita geser ke sana," ujarnya.

Terkait adanya cekcok antara kedua belah pihak saat penangkapan truck sawit itu, Rambo mengatakan itu biasa terjadi. Namun kedua belah pihak juga bisa ditenangkan. 

Rambo juga menyampaikan, terkait adanya anggota TNI, itu hanya petugas yang sedang bertugas pengamanan di perusahaan.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini