Jawa Barat Tertinggi Kasus Positif Covid-19 pada 12 September 2021

Redaksi Redaksi
Jawa Barat Tertinggi Kasus Positif Covid-19 pada 12 September 2021
Warga menerima vaksin Pfizer dosis pertama di Kecamatan Beji, Depok,Rabu (1/9/2021). Pemerintah Kota Depok menggelar program Gebyar Vaksinasi Covid-19 secara serentak di 11 kecamatan di Kota Depok. (Liputan6.com/Johan Tallo)

JAKARTA - Jumlah kasus terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 di Indonesia bertambah 3.779 orang pada Minggu (12/9/2021). Dengan demikian, total konfirmasi positif Covid-19 di Tanah Air menjadi 4.167.511 orang.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang disampaikan Satgas Covid-19, Provinsi Jawa Barat mencatatkan penambahan kasus tertinggi harian terkait Covid-19 di Indonesia.

Dilaporkan, ada 567 kasus positif Covid-19 di Jabar dengan jumlah keseluruhan mencapai 698.657 orang. Selanjutnya Jawa Timur melaporkan 367 kasus dan jumlah totalnya menjadi 390.646 kasus.

Ketiga yaitu Provinsi DKI Jakarta dengan 306 kasus positif Covid-19. Jumlah keseluruhan konfirmasi Covid-19 mencapai 854.742 kasus.

Ketua Satgas Covid-19: Vaksin dan Masker Layaknya Payung Saat Hujan

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito meminta masyarakat untuk tetap memakai masker meski sudah menjalani vaksinasi Covid-19. Menurut dia, vaksin dan masker layaknya payung saat hujan.

"Jadi walaupun kita sudah divaksin, harus tetap pakai masker," ujar Ganip saat meninjau vaksinasi di Pendopo Aspirasi DR Ahmad Basarah, Karang Ploso, Kabupaten Malang, Minggu (12/9/2021).

Turut hadir dalam peninjauan vaksinasi warga yakni Bupati Malang M Sanusi, Wakil Ketua DPR RI Ahmad Basarah, serta para Tenaga Ahli di Lingkungan BNPB.

Ganip menyebut, dalam penanganan Covid-19 di Tanah Air perlu adanya perubahan perilaku secara disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Termasuk tetap mengenakan masker meski sudah divaksin.

"Sebagai analogi, fungsi payung saat musim hujan bahwa payung tidak bisa menghentikan hujan, akan tetapi bisa melindungi dari air hujan," kata Ganip.

Menurutnya, masker dan vaksin tidak bisa menghentikan Covid-19, akan tetapi bisa melindungi dari penularan Covid-19. Sementara kegunaan lainnya dari vaksin adalah untuk meminimalisasi gejala saat terserang Covid-19.

"Penggunaan masker dapat melindungi kita dari paparan Covid-19, vaksinasi juga mampu mencegah terjadinya pemburukan apabila terpapar," ujar Ganip.

(sumber; Liputan6.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini