Disdik Pelalawan Evaluasi Total Sekolah Binsus Bernas

Dewan Support Binsus Jadi Unggul
Redaksi Redaksi
Disdik Pelalawan Evaluasi Total Sekolah Binsus Bernas
Kadisdik Pelalawan, Drs H Syafruddin MM
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Keberadaan Sekolah Binaan Khusus (Binsus) Bernas di Ibukota Pangkalan Kerinci dinilai banyak pihak masih jauh dari predikat yang disandang. Oleh karenanya Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan segera akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Sekolah Binaan Khusus (Binsus) Bernas Pangkalan Kerinci.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Drs H Syafruddin MM kepada riaueditor, Jumat (15/4/2016) menyebutkan bahwa dalam waktu dekat Disdik Pelalawan akan berkoordinasi dengan Komisi I DPRD Pelalawan untuk membahas evaluasi Sekolah Binsus Bernas.

"Kita minta seperti hearinglah untuk membahas Binsus Bernas. Apakah nanti harus dipersiapkan berupa aturan atau berbentuk Perbup untuk menjadi acuan dalam memenuhi kriteria Sekolah Binaan Khusus. Sebagaiman disadari kondisi Binsus Bernas saat ini masih jauh dari harapan dengan sebutan yang disandang oleh sekolah Binsus," papar Kadisdik.

Dilanjutkan Syafruddin, tentunya jika mengacu pada ketentuan pada umumnya, sekolah Binsus tersebut merupakan barometer sekolah yang lain dengan dilengkapi seluruh berbagai sarana dan prasarana pendukung yang memadai termasuk kategori dan kualitas para pengajarnya.

"Kalau Binsus ini tentunya harus unggul disamping juga prestasi yang menonjol tentu menjadi nilai plus tersendiri. Ini yang akan kita perjelas bersama Komisi I," ungkap Kadisdik.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Pelalawan,  H Abdullah AMd kepada riaueditor menyebutkan, Dewan menyambut baik atas keinginan Dinas Pendidikan (Disdik) Pelalawan.

"Bicara Binaan khusus tentunya harus ada perhatian khusus dan dasar hukumnya harus jelas seperti Perbup dilanjutkan dengan sarana dan prasana pendukung yang memadai seperti Labor komputer, bahasa, kimia, fisika, sarana oaharaga, kesenian dan lain sebagainya," paparnya.

Abdullah mencermati soal lingkungan sekolah Binsus Bernas yang dinilai tidak tepat, "Sekarang ini kondisinya SD, SMP dan SMA di Bernas itu bergabung ini tidak baik bagi lingkungan pergaulan antar siswa. Seharunya yang SD pergaulannya sesama siswa SD dan tingkatan lainnya. Seharusnya sekolah SD, SMP, SMA harus dipisahkan dengan pagar," terangnya.

Menurut saya, sambung Abdullah, perbandingannya Binsus yang sudah baik di Dumai dan Kuansing. "Karena bicara Binsus bicara sekolah unggul dan syarat prestasi. Jelasnya kita ingin Binsus Bernas menjadi barometer bagi sekolah yang lain," tutupnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini