Sebelas Imigran Gelap Asal Afganistan Terlantar di Kantor Imigrasi Pekanbaru

Redaksi Redaksi
Sebelas Imigran Gelap Asal Afganistan Terlantar di Kantor Imigrasi Pekanbaru
Sebelas Imigran Gelap Asal Afganistan Terlantar di Kantor Imigrasi Pekanbaru
PEKANBARU, riaueditor.com- Entah karena tak ada ruangan khusus, belasan imigran gelap asal Afghanistan memilih berlindung di halaman Kantor Imigrasi Pekanbaru, Jalan Teratai Kecamatan Sukajadi.

Berdasarkan pantauan riaueditor, Selasa (27/1) dari sebelas orang imigran asal Afghanistan tersebut, satu wanita dan satu anak-anak. Selebihnya, laki-laki. Sayangnya, satupun diantara mereka tak ada yang bisa berkomunikasi dengan bahasa Indonesia.

Ketika didekati, aroma kurang sedap langsung terasa pertanda mereka tak mandi berhari-hari. Demikian juga pakaian yang mereka kenakan, sungguh menyengat hidung.

Mereka terlihat duduk sambil bercerita dibawah rerimbunan pohon, persis samping pagar bagian dalam, halaman Kantor Imigrasi Pekanbaru. Beberapa tikar berbahan plastik, tampak mereka bentangkan sebagai alas tidur sekaligus tempat mereka beristrahat.

Ketika hal ini dikonfirmasi, Kepala Tata Usaha Imigrasi Pekanbaru, Lasmaida Florenta, membenarkan jika warga yang membentangkan tikar samping pagar Imigrasi tersebut, merupakan imigran gelap.

Ia mengatakan, pihaknya tak bisa berbuat banyak mengingat tempat untuk penampungan di Rudenim Pekanbaru, penuh. Sehingga kata Lasmaida, mereka memilih berlindung disini meski tak ada ruang khusus yang kita sediakan, ujarnya.

Lasmaida mengaku, pihaknya tak tahu persis berapa lama sudah keberadaan mereka disini. Soalnya, ia sendiri baru bertugas di Pekanbaru sejak Desember 2014 lalu.

"Kalau masalah imigran yang di depan itu, bisa konfirmasi langsung ke seksi Pengawasan. Ruangannya, di lantai II. Disana ada pak Zakaria atau pak Torang," saran Lasmaida. (fin)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini