Bahas Nasib Imigran, UNHCR Temui Plt Gubri

Redaksi Redaksi
Bahas Nasib Imigran, UNHCR Temui Plt Gubri
Imigran di kantor Imigrasi, Pekanbaru.
PEKANBARU, riaueditor.com- Pemerintah Provinsi Riau bersama United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) atau komisariat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membahas tentang pengungsi atau imigran yang saat ini masih berada di Provinsi Riau. Pasalnya masih banyak yang mengungsi disebabkan masalah politik yang bergejolak di negaranya atau ketidakamanan negara pengungsi sehingga para pengungsi tersebut mengasingkan diri ke negara-negara yang menurut mereka nyaman.

Usai pertemuan, Kepala Perwakilan United Nations High for Refugees (UNHCR) Indonesia, Thomas Vargas menyebutkan bahwa dirinya menemui Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman untuk mencarikan solusi untuk para pengungsi ini, karena saat ini mereka belum bisa memulangkan para pencari suaka ini.

"Kita mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Riau telah menerima para pengungsi di Riau, dan di Riau ini juga telah memberikan tempat tersendiri bagi pengungsi untuk berdiam diri dari negaranya, dan kita tengah mencari solusi kedepannya bagaimana,dan kita juga bekerjasama dengan instansi terkait,"katanya, rabu (11/2).

Ia juga  mengtakan bahwa masalah pengungsi dan pencari suaka di Indonesia kasusnya terbilang kecil dibanding negara-negara lainnya. Di Indonesia menurut Thomas hanya 10 ribu orang pencari suaka atau pengungsi. Sementara dinegara lain seperti akibat krisis di Syriah mengakibatkan 6 juta penduduk mengungsi, sementara di Lebanon sebanyak 1 juta orang pengungsi.

"UNHCR sendiri menyadari bahwa issu dari banyaknya pengungsi berkeliaran di Riau termasuk yang mayoritas bermukim di kota Pekanbaru bahwa hal tersebut merupakan masalah yang komplek karena bukan hanya menyangkut satu negara saja tetapi berbagai negera menemui masalah yang sama. Namun pihaknya berupaya mencarikan solusi regional untuk menyelesaikan masalah tersebut," tambahnya.

Pihak UNHCR kata Thomas Vargas, nantinya semua para pengungsi akan diberikan pengertian kepada semua pengungsi dan pencari suaka agar menghormati norma-norma dan adat istiadat negara atau dimana lokasi dia berada.

"Kita juga memberi tahu kepada pengungsi di Indonesia untuk tetap menghormati dan mengikuti peraturan yang ada di daerah yang mereka tinggali. Kita juga meminta mereka juga tidak berpindah-pindah dan tetap tinggal ditempat pengungsian yang telah di sediakan di Idonesia khususnya di Pekanbaru," tukasnya.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini