Tak Ada Uang Tunai yang Disita KPK dari OTT Wali Kota Kendari

Redaksi Redaksi
Tak Ada Uang Tunai yang Disita KPK dari OTT Wali Kota Kendari
(Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
Wakil ketua KPK Basaria Panjaitan

JAKARTA - Lazimnya, operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK selalu ada barang bukti uang tunai. Tapi kali ini dalam OTT Wali Kota Kendari Adriatma dan ayahnya Cagub Sultra, Asrun tidak ada uang tunai.

Dalam jumpa pers di KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (29/2), yang ditunjukkan ke publik, berupa buku tabungan Bank Mega, kunci mobil, dan STNK. Barang-barang ini disita dalam OTT.

Tapi bukan berarti tak ada uang tunai suap tidak terjadi. Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menyampaikan, transaksi sudah dilakukan.

"Ada perpindahan, transfer dari pemilik tabungan. Senin siang tanggal 26, tim ketahui ada penarikan Rp 1,5 miliar dari Bank Mega, penarikan dilakukan karena ada permintaan dari ADR kepada HAS pengusaha yang mengatakan untuk biaya politik yang terlalu tinggi," jelas Basaria.

Sebelumnya, lanjut Basaria, sudah ada juga uang  Rp 1,3 miliar di kas HAS untuk diberikan kepada Adriatma. Uang suap ini diberikan ke Adriatma untuk biaya politik ayahnya Asrun yang maju Cagub Sultra.

"Peristiwa ini diduga terjadi dlama rangka pembiayaan untuk keluarga yang bersangkutan kareNA akan ikut serta dalam Pilkada, itu yang kita katakan. Sudah kita peringatkan untuk tidak mengumpulkan dana terkait pelaksanaan Pilkada," beber Basaria.

Dalam OTT Kendari ini KPK menetapkan empat tersangka, penguasah HAS, Wali Kota Kendari Adriatma, dan ayahnya Cagub Sultra, Asrun, serta FR orang kepercayaan Asrun.

"OTT ini dilakukan pada 27-28 Februari berdasarkan informasi masyarakat," tutup Basaria.

(kumparan.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini