Cara Bijak PNS Memanfaatkan Gaji Ke-13 dan 14

Redaksi Redaksi
Cara Bijak PNS Memanfaatkan Gaji Ke-13 dan 14
ilustrasi Okezone

JAKARTA - Kurang dari sebulan, bulan Ramadan akan kembali menghampiri kita pada 2017. Nah, seorang karyawan tentu mengenal dan sangat menanti-nanti bulan tersebut untuk mendapatkan bonus yang dikenal dengan tunjangan hari raya (THR) dari perusahaan tempat kita bekerja atau gaji ke-13 bagi pegawai swasta dan ke-14 bagi pegawai negeri sipil (PNS). 

Pertanyaan selanjutnya, setelah mendapatkan THR adalah bagaimana caranya Anda menggunakan atau memanfaatkan uang tersebut dengan bijak. Sebab, dengan tata kelola yang baik, THR bukan hanya bermanfaat bagi kebutuhan perayaan hari raya, tapi juga bisa ditabung untuk keperluan lainnya.

Perencana Keuangan Andi Nugroho pun memberikan strategi-strategi yang bisa membantu Anda jika memang ingin menggunakan THR dengan sebaik dan sebijak mungkin. Menurutnya, pengelolaan bonus THR tidak hanya diperuntukkan bagi PNS, namun juga bagi pegawai swasta. Bonus tersebut harus digunakan bagi kebutuhan prioritas terlebih dahulu sebelum menggunakannya untuk berbelanja. 

"Ketika menerima gaji ke-13 atau 14, sebaiknya pertama kali dialokasikan untuk tabungan dan investasi minimal sebesar 10%. Sesudah itu, bila ada utang-utang yang bisa dilunasi dengan segera, pergunakanlah momentum tersebut untuk melunasinya, atau paling tidak mengurangi pokok utang kredit rumah atau kendaraan Anda. Selebihnya silakan untuk dinikmati untuk bersenang-senang," ungkapnya dikutip dari okezone.com.

Selain itu, ia juga mengatakan ada cara bijak lain yang bisa digunakan yakni dengan menabungkan uang tersebut. Sebab, tidak ada keharusan untuk menghabiskan THR saat hari raya saja. Justru, uang tersebut bisa ditabung melalui investasi. Namun, investasi pun tidak boleh sembarangan, Anda harus bisa melihat yang benar-benar pasti, tidak perlu keuntungan yang besar namun harus aman. 

"Investasi yang aman sebenarnya tergantung dari profil risiko masing-masing orang. Kalau mau yang benar-benar aman dalam artian risiko kecil, bisa pilih logam mulia ataupun reksadana pasar uang. Namun imbal hasilnya juga kemungkinan tidak besar," tukasnya.

(dni/okezone)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini