Catatan Diskusi Daring Teknologi Militer dan Diplomasi Perang Israel-Palestina

Pipip A. Rifai Hasan, Ph.D: Saya Percaya Penjajahan Israel terhadap Palestina akan Berakhir
Redaksi Redaksi
Catatan Diskusi Daring Teknologi Militer dan Diplomasi Perang Israel-Palestina
istimewa

“Kita tidak bisa membandingkan alusista Israel dan Palestina seperti membandingkan dua negara yang normal, yang memiliki budget militer yang jelas,” katanya.

Menurut Fitrianto, berkaca pada zaman penjajahan meski alustista Inggris dan Belanda memiliki peralatan canggih pada saat masa perang kemerdekaan Indonesia 1945, para pejuang Indonesia tetap melakukan inovasi pertempuran.

“Begitu juga, para pejuang Palestina melakukan hal sama, yakni melakukan inovasi adaptasi alutsista kedigdayaan militer Israel demi sebuah negara yang merdeka," katanya.

Dalam kesempatan yang sama Pipip A. Rifai Hasan, Ph.D, Kaprodi Magister Ilmu Agama Islam mengatakan “Saya percaya penjajahan Israel terhadap Palestina akan berakhir, berdasarkan fakta jatuh bangunnya peristiwa sejarah manusia dan teori sejarah, baik dari teori dari agama maupun non agama, meski kita tidak tahu kapan terjadi--Palestina pasti akan mendapat haknya membentuk negara merdeka.

Menurut Hegel, sejarah akan bergerak progresif, menuju ketertiban. Sejarah bergerak tergantung kebebasan manusia secara independen. Dari sumber Islam juga mengatakan hal sama, sejarah bergerak optimis (progress), apabila ada situasi ketidakadilan memuncak, maka akan ada perubahan, ini adalah sunatullah” Pipip menambahkan.

Achmad Munjid, Ph.D, dosen American Studies Program, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada menyorot soal korban perang dan politik demokrafi.

“Perang 11 Hari terakhir tahun 2021 telah menimbulkan korban sebanyak 256 warga Palestina tewas (termasuk 66 anak-anak dan 40 wanita). 500 gedung (rumah, bisnis, kantor, rumah sakit dll) hancur). Sebanyak 72.000 menjadi pengungsi tanpa listrik dan air bersih," katanya.

Sementara di pihak Israel sebanyak 13 orang tewas. "Apakah fakta ini disebut perang atau pembantaian?,” ungkapnya.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini