Catatan Diskusi Daring Teknologi Militer dan Diplomasi Perang Israel-Palestina

Pipip A. Rifai Hasan, Ph.D: Saya Percaya Penjajahan Israel terhadap Palestina akan Berakhir
Redaksi Redaksi
Catatan Diskusi Daring Teknologi Militer dan Diplomasi Perang Israel-Palestina
istimewa

Sementara pembicara terakhir Muhammad Ma'ruf, Ph.D, dosen Filsafat Kontemporer, Universitas Paramadina, menyatakan bahwa akar eksistensi negara Israel adanya praktek Filsafat Superioritas (ras Yahudi), ini adalah problem Filsafat Kontemporer.

“Praktek dari Filsafat Superioritas ras yang dipakai orang Yahudi Zionis ini menggunakan basis legitimasi militer (by force), menggunakan logika kalah-menang perang, bukan benar salah (rasionalitas). Jadi legitimasi superioritas ras dan militerisme satu kesatuan membentuk “The jewish state of Israel,” katanya.

Ma’ruf mengamini pendapat para sejarawan Yahudi seperti IIan Pape, bahwa di setiap perang yang dilancarkan Israel, teritori Israel akan bertambah, dengan demikian perang akan berhenti sendiri setelah teritori Israel membentang dari Sungai Nil di Mesir hingga Eufrat-Tigris di Irak.

“Pada saat itu harapan apa yang disebut perdamaian akan terwujud, karena Israel Raya sudah berhasil berdiri. Sejak 1967, Israel sendiri sudah tidak ada yang percaya “two state solution” karena akan kontradiksi dan menghianati pendirian negara khusus Yahudi. Sehingga pilihanya hanya “one state solution” khusus Yahudi. Sementara “two state solution” hanya untuk konsumsi media dan hiasan diplomasi,” tambahnya.

Ma’ruf setuju “one solution” for all, jadi Yahudi, Muslim dan Kristen hidup dalam satu payung negara. “Semua pengungsi Palestina kembali ke tanah airnya, menyatu dengan penduduk sekarang. Ini adalah pilihan rasional dan humanis, spirit tiga agama yang benar pasti akan setuju, kecuali yang di selewengkan,” pungkasnya.

Webinar ini terselenggara berkat kerjasama antara Fakultas Falsafah dan Peradaban Universitas Paramadina dan American Studies Programs, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada.(Arief Tito)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini