Pengurus MUI Rohil Lengkap 18 Kecamatan

Terus Ingatkan Jangan Terpengaruh Ajaran Sesat
Redaksi Redaksi
Pengurus MUI Rohil Lengkap 18 Kecamatan
Ketua MUI Rokan Hilir, Drs H Wan Achmad Syaiful MSi
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Saat ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rokan Hilir sudah terbentuk 18 pengurus Kecamatan. Dari 18 Kecamatan tinggal 1 Kecamatan lagi yang akan dikukuhkan dalam waktu dekat ini. Hal itu diungkapkan ketua MUI Rokan Hilir Drs H Wan Achmad Syaiful MSi, Kamis (18/2) di Bagansiapiapi.

"Kita sudah melantik 17 pengurus kecamatan dan terakhir di Kecamatan Balai Jaya dan Bagansinembah Raya. Tanggal 24 Februari ini akan dilantik lagi pengurus untuk Kecamatan Bagansinembah yang merupakan kecamatan terakhir," ungkap Wan Achmad.

Selain kegiatan melantik dan mengukuhkan, ternyata MUI telah melakukan kegiatan pembinaan umat di bidang Tauhid dan Fikih. Hal ini sesuai dengan program MUI untuk membantu pemerintah dalam hal-hal yang berkaitan dengan agama di Negri Seribu Kubah.

"Materi diberikan yaitu Tauhid dan Fikih, agar umat memahami dan beribadah berdasarkan syariat Alquran, Alhadis serta ulama yang dapat dipertanggung jawabkan," ujar Wan. MUI juga memberikan pembinaan kepada umat tentang bahaya sempalan Islam dan aliran sesat (Ahmadyiah, Syiah, terakhir Gafatar).

Agar MUI Kecamatan bisa berjalan pihak MUI juga akan memberikan bantuan dana oprasional untuk para pengurus. "Kita juga kita bantu setiap mui kecamatan dana operasional 8 juta dari dana bantuan tahun 2015 dalam APBD dengan total 500 juta," kata Wan.

Sementara itu untuk program tahun 2016 direncanakan pembinaan kepada para mualaf secara terus menerus. "Kita akan rencanakan pembinaan khusus ke umat di titik lokasi yang dipandang wajib ntuk dibina," kata Wan.

Mantan Kadispenda Rohil ini juga menilai anggaran 500 juta yag diberikan jauh masih rendah dibandingkan dengan anggaran organisais lainnya seperti Pramuka, Olahraga dan sebagainya.

"Kita tak bisa berikan uang operasional lebih besar, karena sangat banyak kegiatan kita yang memerlukan dana dalam membina umat. Kita berharap kedepan pemerintah bisa lebih memperhatikan," pungkasnya.(rd)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini