Pasca Keputusan Kemenkum HAM

Andi Rachman: Golkar Riau Masih Bersatu

Redaksi Redaksi
Andi Rachman: Golkar Riau Masih Bersatu
Arsyadjuliandi Rachman
PEKANBARU, riaueditor.com - Wakil Sekretaris Jendral Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan Riau belum menerima surat resmi dari Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) terkait penetapan Agung Laksono sebagai ketua umum DPP Partai Golkar. Bahkan, ia menegaskan Golkar Riau masih dalam situasi yang kondusif tanpa ada status dualisme kepengurusan.

"Riau tidak ada masalah, soal itu (surat penetapan agung laksono sebagai ketua umum DPP Golkar, red) kita belum ada terima suratnya. Kalau ada nanti akan kita bacakan bersama mengenai isinya," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman itu.

Andi Rachman yang saat ini juga menjabat sebagai Plt Gubernur Riau itu menegaskan, Partai Golkar Riau masih dalam suasana kondusif tanpa ada perpecahan dan pengaruh akan kisruh di DPP Partai Golkar. "Kita kondusif saja kok, tidak ada dualime, partai Golkar Riau masih tetap bersatu," tukasnya.

Seperti diberitakan media massa Jakarta sebelumnya, Majelis Partai Golkar dinilai belum menyelesaikan perpecahan di tubuh partai Golkar. Satu-satunya jalan untuk menyelamatkan Partai beringin adalah Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Hal itu diungkapkan Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y Tohari di Jakarta, Selasa (3/3).

"Seperti telah saya duga sebelumnya Mahkamah Partai (MP) Partai Golkar gagal bersepakat untuk mengambil putusan. Artinya, MP tidak berhasil membuat kata putus untuk mengakhiri dualisme DPP PG yang memalukan itu," cetusnya.

Dia pun meyakini perpecahan di tubuh partai Golkar masih panjang. Hal ini terlihat dari niat kubu munas Bali yang bersiap mambawa kasusnya ke pengadilan. "DPD-DPD dipaksa untuk bersabar menunggu lagi jalannya proses pengadilan yang entah sampai kapan dan dimana ujungnya nanti," tutupnya.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini