Pernikahan Sejenis di Inhu Bukti Bobroknya Adminduk di Tingkat Desa

Redaksi Redaksi
Pernikahan Sejenis di Inhu Bukti Bobroknya Adminduk di Tingkat Desa
ilustrasi
RENGAT, riaueditor.com - Pernikahan sejenis pertama kalinya terjadi di Inhu bahkan di Riau. Kasus yang membuat aib sekampung ini bukti betapa bobroknya administrasi kependudukan (Adminduk) di tingkat desa dan betapa lemahnya pengawasan dari pemerintahan kecamatan.

Hal ini selain memalukan masyarakat dan pemerintahan setempat juga melibatkan berbagai institusi terkait. Tak terima disalahkan, KUA Rengat melaporkan kasus yang mencoreng nama baik kementerian agama ini ke Polisi.

Beberapa kalangan menilai, peristiwa menghebohkan jagad raya ini terjadi akibat kemudahan kepengurusan administrasi kependudukan di tingkat desa tanpa mengindahkan prosedur berlaku.

Diakuinya bahwa persyaratan untuk pengurusan KTP dan KK Inhu, pihak mempelai pria tidak melampirkan surat pindah dan KK dari tempatnya berasal.

"Bahkan rekomendasi untuk pembuatan KTP, KK dan NA dikeluarkan oleh pemerintahan desa Sungai Beringin, setelah diproses melalui Kaur Pemerintahan dan Sekdes," tegasnya.

Tanpa surat pindah dan KK si mempelai pria bisa mengurus administrasi di desa Sungai Beringin hanya karena desakan dari seorang warga, yaitu Pak Lukman yang merupakan tokoh masyarakat di desa Sungai Beringin.

"Hal ini tentu berisiko dan menyalahi aturan berlaku. Pemerintah dan penegak hukum harus menyikapi hal ini," kata Aan warga Rengat Minggu (10/4).

Aan menambahkan, apa yang dilakukan oleh Kades Sungai beringin sangat berbahaya karena membuka peluang bagi pihak-pihak yang tidak jelas identitasnya untuk mendapatkan KTP, KK dan administrasi lainnya, " Juga tidak menutup kemungkinan suatu saat seorang teroris mengantongi KTP dengan alamat desa Sungai Beringin," tandasnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini