Keluarga Angga Bocah Meninggal Terserang ISPA Belum Terima BSK Pemerintah Pusat

Redaksi Redaksi
Keluarga Angga Bocah Meninggal Terserang ISPA Belum Terima BSK Pemerintah Pusat
zul/riaueditor.com
Keluarga Angga Bocah Meninggal Terserang ISPA Belum Terima BSK Pemerintah Pusat.
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Hingga saat ini, keluarga Angga Saputra, bocah 2 tahun 1 bulan yang diduga satu-satunya korban meninggal dunia terpapar asap di Kabupaten Pelalawan mengaku belum menerima bantuan santunan kematian (BSK) dari Pemerintah Pusat.
    
"Kami pihak keluarga belum ada menerima BSK dari pusat itu. Kalau memang ada tentu kami akan menerimanya," terang Sartini, ibunda Angga Pratama, Senin (2/11).

Sementara itu, Poniran, paman korban mengaku telah melaporkan prihal kematian ponakannya ke dinas terkait. "Dua hari sejak mendiang (Angga Saputra,red) meninggal dunia, kami langsung melapor ke Dinkes dan Dinsos Kabupaten Pelalawan," ujarnya.

Menurut Poniran yang juga KPPS Pangkalan Kerinci, semua berkas terkait musibah yang dialami keluarganya atas kematian bocah periang Angga Saputra yang terkena Insfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dampak dari kabut asap yang menyelimuti kabupaten Pelalawan sudah diserahkan kepada dua instansi terkait.

"Selain pihak rumah sakit yang membenarkan kalau mendiang meninggal karena dampak asap, juga Pak Asril Sekretaris Dinkes juga mengatakan hal yang sama. Jadi semua berkas sudah kami serahkan. Menurut pihak Dinsos khususnya akan disampaikan ke Kemensos RI," jelasnya.

Poniran, mewakili keluarga yang terkena musibah juga berharap jika memang ada bantuan mereka sangat mengharapkan. "Orang tua mendiang kan buruh, jadi bagaimanapun kondisinya, kalau ada bantuan tentu sangat diharapkan," paparnya.

Terpisah, anggota Komisi I DPRD Pelalawan, Nazar Arnazh mendorong dinas terkait agar memperjuangkan hak keluarga bencana asap. "Dinas terkait mestinya pro aktif memperjuangkan bantuan untuk korban asap ini," ujarnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini