Jalintim Berlubang, Warga Tanam Pokok Pisang

Redaksi Redaksi
Jalintim Berlubang, Warga Tanam Pokok Pisang
zul/riaueditor.com
Jalintim Berlubang, Warga Tanam Pokok Pisang
PELALAWAN, riaueditor.com - Meski pengerjaan jalan sistem rigid (semenisasi) jalan lintas timur sepanjang 0,8 kilometer di Kelurahan Sorek 1, Kecamatan Pangkalan Kuras telah usai, namun 2 jalur Jalan yang dikerjakan kontraktor pelaksana kegiatan, PT Mekar Abadi Mandiri (MAM)‎ menyisakan lobang menganga yang amat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Selasa pagi (5/1/2016), warga setempat bersepakat menanam pokok pisang disertai rambu-rambu bertuliskan `jalan rusak, lubang bose taek` (jalan rusak, lobang besar) di badan jalan persis di ujung rigid beton yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Tak jelas siapa yang memasang pokok pisang ini. Tapi, ya maksudnya bagus juga untuk mengingatkan pengguna jalan yang melintas agar tak terperosok ke dalam lobang jalan.
"Kita heran semakin masuk proyek tapi jalan kok berlubang‎. Kita menilai, pihak pelaksana kegiatan ini tak profesional. Ya begini jadinya, bila orang tak becus bekerja, namun tetap diberi proyek," ucap M Bakri, salah seorang warga Kampung Baru.

Warga dibuat geram oleh ulah rekanan pelaksana kegiatan yang tak becus mengerjakan proyek. Diduga, pengerjaan rigid ini tak sesuai dengan bestek pekerjaan. Karena, warga menilai banyak kejanggalan di badan jalan.

"Mulai dari, batas akhir pengerjaan rigid di Kampung Baru ini yang tak disemen yang kuat, sehingga menghasilkan lubang besar. Juga begitu, beram jalan yang di semen tapi tak menggunakan besi, akibatnya kondisi beram jalan ini sudah retak dan hancur di sejumlah titik. Pada hal, rigid ini belum lama selesai pengerjaannya. Masyarakat meminta pihak berkompeten turun ke lapangan untuk uji kelayakan dan standarisasi jalan rigid yang dibangun menggunakan uang rakyat ini," tukas M Bakri.

Badan jalan yang ditanami pokok pisang ini, persis di batas pengerjaan rigid dengan jalan aspal di Kampung Baru. Bila masyarakat melintas dari Pangkalan Kerinci menuju Pangkalan Lesung, hendaknya kewaspadaan ditingkatkan. Pasalnya, jalan rusak yang ditanami pokok pisang ini berada persis di kiri bagian jalan hingga ke tengah memakan badan jalan. Akibatnya, pengendara yang melintas dari Pangkaln Kerinci ini memaksa mengambil jalan ke kanannya. Kondisi ini amat membahayakan dan rawan terjadi kecelakaan.

Romel, kontraktor pelaksana rigid PT MAM, saat dikonfirmasi menyebutkan, bahwa pekerjanya masih suasana liburan. Diperkirakan baru besok (Rabu,red) pekerja turun ke lokasi dan melakukan upaya perbaikan.

"Anggota masih libur, paling besok kita ke lapangan dan melakukan perbaikan. Karena masih tanggung jawab kita untuk perawatannya," tukasnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini