6 Fakta Terkait Munculnya Klaster Covid-19 Sekolah Selama PTM Terbatas

Redaksi Redaksi
6 Fakta Terkait Munculnya Klaster Covid-19 Sekolah Selama PTM Terbatas
Guru memberikan materi saat uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN 05 Kalisari, Jakarta, Senin (30/8/2021). Pemprov DKI menggelar PTM di tengah pandemi covid-19 mulai 30 Agustus 2021 secara terbatas dengan kapasitas 50 persen pada setiap satuan pen

6. PTM Terbatas Tak Akan Dihentikan

Ribuan sekolah menjadi klaster Covid-19 saat pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas diberlakukan.

Namun Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim memastikan, pembelajaran tatap muka tidak dihentikan.

Hanya saja, Kemendikbudristek akan terus memonitor kasus penyebaran dan penularan Covid-19 di sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka terbatas.

"Itu terus kita monitor. Bukan berarti PTM-nya akan diundur, masih harus jalan. PTM Terbatas masih dilanjutkan," ujar Nadiem kepada wartawan di DPR RI, Kamis 23 September 2021.

Sekolah yang tetap menggelar pembelajaran tatap muka terbatas diminta Nadiem untuk menguatkan protokol kesehatan. Sekolah juga diminta terbuka kepada pemerintah kondisi di lingkungannya.

Nadiem mengatakan, sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka terbatas harus segera menutup sekolah jika ditemukan kasus Covid-19 di lingkungan sekolah.

"Protokol kesehatan harus dikuatkan, tapi sekolahnya masing-masing kalau ada kasus klaster ya harus ditutup segera," tegas Nadiem Makarim.

Klaster Covid-19 Bermunculan di Sekolah Selama PTM Terbatas

(sumber: Liputan6.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini