Pemkab Siak Gelar Upacara HUT Pramuka ke 53 di Sungai Apit

Redaksi Redaksi
SUNGAI APIT, riaueditor.com- Pemerintah Kabupaten Siak dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke 53, Kamis pagi (14/8) menggelar upacara di Stadion Wahid Rahmad Kelurahan Sungai Apit Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak

Dalam sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka pada Peringatan Hari Pramuka ke 53 tahun 2014 DR H Adhyaksa Dault MSi yang dibacakan Asisten II Kabupaten Siak, Drs H Syafrilenti MSi menyebutkan, di era globalisasi ini penuh dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, akan tetapi manusia tetap merupakan faktor penentu yang paling utama.

"Untuk itulah kita ingin membangun manusia yang memiliki karakter serta membangun bangsa yang memiliki watak yang kuat, bukan hanya membangun manusia atau pemuda cerdas yang menguasai ilmu pengetahuan akan tetapi juga pemuda yang tangguh berkepribadian luhur dan berbudi pekerti, menjunjung kesatuan dan persatuan Indonesia," katanya.

Gerakan pramuka telah berjalan delapan tahun, tujuan utamanya untuk memantapkan eksistensi gerakan pramuka dan untuk meningkatkan fungsi gerakan pramuka. Dalam kurun 8 tahun ini memang telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan, kendati demikian bersamaan dengan itu harus diakui pula bahwa masih besar tantangan yang dihadapi oleh gerakan pramuka dan oleh kaum muda Indonesia kita, tambahnya.

Sesungguhnya pada saat ini, kaum muda dihadapkan pada dua masalah besar yaitu yang berkaitan dengan masalah sosial dan kebangsaan. Masalah sosial meliputi penggunaan Napza dan obat-obatan terlarang, hubungan seksual pranikah dan aborsi yang disebabkan pergaulan bebas, perkelahian, tawuran dan kekerasan serta kriminalitas remaja.

Sementara masalah kebangsaan seperti solidaritas, sosial rendah, semangat kebangsaan rendah, semangat bela negara rendah dan semangat persatuan dan kesatuan rendah, hampir setiap hari diberitakan oleh media massa baik elektronik maupun media cetak, kata Syafrilenti membacakan sambutan tertulis Adhyaksa Dault.

Sementara itu, dalam kurun waktu dasawarsa dapat dicatat 3 momen penting perkembangan gerakan pramuka yaitu Presiden RI telah mencanangkan kembali Revitalisasi Pramuka pada hari Pramuka tahun 2006 yang saat ini tampak keberhasilannya dengan semakin marak kegiatan kepramukaan di berbagai daerah.
Terbitnya UU No 12 Tahun 2010 tentang gerakan pramuka yang memperkuat legalitas pramuka di Negeri ini. Dengan UU tersebut, pelaksanaan pendidikan kepramukaan pada saat ini tidak lagi sekedar mengisi masa senggang bagi kaum muda dengan berbagai kegiatan positif, akan tetapi telah meningkat menjadi kewajiban bagi setiap warga negara untuk mengimplementasikannya.

Masuknya pendidikan kepramukaan ke dalam kurikulum 2013 sebagai ekstrakulikuler wajib yang mulai diberlakukan pada bulan Juli 2014, paparnya.(adi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini