Ikuti Test Manegerial, Peserta Assessmen Sekda Keluhkan Penglihatan Hingga Kaku Menulis

Redaksi Redaksi
Ikuti Test Manegerial, Peserta Assessmen Sekda Keluhkan Penglihatan Hingga Kaku Menulis
foto: ist
PEKANBARU, riaueditor.com - Cukup menarik memang saat mendengar cerita para peserta seleksi assesmen Sekretaris Daerah (Sekda) Riau saat mengikuti tes manegerial di Gedung Perpustakaan Soeman HS Pekanbaru. Keluhan saat ujian dimulai dari penglihatan mata saat mencermati perbedaan gambar pada test Psikologi hingga tangan kaku karena sudah lama tak menulis panjang.

Pukul 09.00 WIB 19 peserta telah berkumpul dan duduk di ruangan yang telah disediakan di lantai 4 gedung Pustaka Soeman HS Pekanbaru, berbagai test mulai dari menyelesaikan persoalan secara menegerial hingga tes Psikologi. Peserta yang pada umumnya sudah biasa menghadapi berbagai persoalan kepegawaian tampaknya memang anteng menyelesaikan tugas yangvdiberikan tim panitia seleksi (Pansel) dan di awasi oleh pihak Badan Kepegawain Nasional (BKN).

Pukul 12.00 WIB peserta diperbolehkab untuk istirahat sebelum melanjutkan test selanjutnya, peserta memanfaatkan kesempatan itu untuk Istirahat Sholat dan Makan (Isoma). Disela-sela itu pula riaueditor.com mewawancarai mereka seputar apa yang dikerjakan saat tersebut.

Staf Ahli bidang hukum dan politik Pemprov Riau, Kasirudin mengaku test yang dijalaninya berjalan lancar. Hanya saja, ia sedikit mengeluh karena ada soal mengenai manegerial seperti memecahkan persoalan dan menulisnya dengan tulisan tangan.

"Sudah lama tidak nulis pakai tangan panjang-panjang mungkin,  saya kira ada komputer, capek tangan," katanya, (9/5).

Sungguhpun begitu, Kasiarudin tetap semangat menjalani test seleksi Sekda Riau itu. Ia menceritakab persoalan yanv disajikan dalam test seputar menyelesaikan sebuah persoalan yang harus dijawab jika ia menjadi Sekda kelak.

Berbeda dengan Kasiarudin, manran Wakil Bupati Kuansing, Zulkifli mengaku sangat enjoy menjalani test tersebut. Apa yang disajikan dalam soal untuk menyelesaikan masalah, telah dialamnya dalam perjalanan karir kepegawaiannya selama ini.

"Hanya saja tadi mata kurang cwrmat melihat, maklum faktor umur. Pas tes Psikologi yang meminta membedakan gambar, jadi agak lama melihatnya tadi," ceritanya.

Disinggung mengenai optimisme, ia sangat optimis bisa lulus hingga menjadi seorang Sekda Riau. Sebab, pengalaman sebagai Wakil Bupati telah dilaluinya juga sebagai seorang pemimpin untuk kepegawaian.

Sementara itu, Kepala Badan Kepeawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru, Haris Rozi mengaku telah mengantongi izin Walikota Pekanbaru untuk mengikuti seleksi assesmen Sekda Riau ini. Bahkan, informasi ini menurutnya langsung diperolehnya dari pimpinannya itu dan memintanya untuk ikut.

"Alhamdulillah, Walikota memberi restu. Karena Sekda ini profesi yang sangat strategis, dan bisa membantu pembangunan daerah makanya kami ikut berpartisipasi juga," tukasnya.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini