Ada Dukungan Ganda, Musprov KONI Riau Diundur

Redaksi Redaksi
Ada Dukungan Ganda, Musprov KONI Riau Diundur
KONI Provinsi Riau.(Foto: Ist)

PEKANBARU - Musyawarah Kerja Provinsi (Musprov) KONI Riau diundur. Keputusan ini diambil atas permintaan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) pemilihan Ketua Umum KONI Riau, periode 2026-2030.

TPP mendapat arahan dan masukan dari KONI Pusat terkait adanya perselisihan penetapan bakal calon ketua umum KONI Riau, terutama dukungan ganda dan aksi cabut mencabut dukungan KONI Kabupaten Kota kepada bakal calon ketua.

KONI pusat menyarankan dilakukan verifikasi ulang terhadap dukungan dari KONI Kabupaten Kota. Di mana ada tiga KONI Daerah yang perlu dilakukan verifikasi ulang, di antaranya KONI Kabupaten Indragiri Hilir, Rokan Hulu dan Bengkalis.

Ketua TPP Pemilihan Ketua KONI Riau, Khairul Fahmi mengatakan, pihaknya telah mengajukan surat perpanjangan TPP. Karena TPP harus kembali bekerja melakukan verifiaksi ulang terhadap dukungan ganda dari KONI tiga daerah tersebut.

“Kami meminta kepada KONI Riau untuk perpanjangan waktu bagi TPP. Kami harus melakukan verifikasi ulang dukungan KONI daerah terhadap bakal calon Ketua Umum KONI Riau. Kami sudah berkoordinasi dengan KONI pusat terkait dengan hasil dari pendaftaran calon ketua KONI Riau, dan terdapat perselisihan dukungan KONI Daerah,” kata Fahmi.

Arahan KONI pusat, TPP melakukan verifikasi ulang, sesuai dengan dokumen TPP verifikasi ulang dan dapat dilakukan dengan cara klarifikasi langsung ke subjek atau objek yang terkait, atau klarifikasi melalui nara sumber yang berkompeten.

"Kan jelas tu, ke mana arahan dukungan dari KONI Kabupaten Kota yang mencabut dukungan," ujar Fahmi.

Dari koordinasi bersama KONI Pusat, juga terdapat pernyataan bahwa surat dukungan yang sah adalah yang terakhir diberikan oleh KONI daerah.. Pihaknya juga tidak melakukan intervensi, namun memberikan hak kepada KONI daerah yang memberikan dukungannya kepada salah satu calon.

Untuk diketahui, dua bakal calon Ketua Umum KONI Riau sudah resmi mendaftar ke panitia seleksi atau TPP calon Ketua Umum KONI Riau periode 2026-2030. Dua calon tersebut yakni Iskandar Hoesin dan Edi Basri.

Iskandar yang kembali maju untuk periode kedua kalinya. Iskandar Hoesin mendapat dukungan resmi dari 10 KONI Kabupaten dan 27 Pengprov Cabor, sedangkan Edi Basri didukung 6 Kabupaten Kota dan 35 Pengprov Cabor.

Ada 16 KONI daerah yang tercatat memberikan dukungan. Artinya, ada 3 KONI daerah yang memberikan dukungan ganda.

Sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, bakal calon Ketua Umum KONI Riau minimal didukung 4 KONI Daerah dan 18 Pengprov Cabor.

Sementara, Ketua KONI Riau, Iskandar Hoesin mengaku telah menerima surat pengunduran permintaan perpanjangan dari TPP untuk dilakukan verifikasi ulang surat dukungan dari KONI Daerah yang memberikan dukungan ganda. Sehingga Musprov KONI Riau ditunda sampai waktu pemberitahuan selanjutnya.

“Kita menghormati TPP yang melakukan verifikasi ulang dukungan KONI Daerah sesuai dengan arahan KONI Pusat,” ujar Iskandar Hoesin, Kamis (12/2/2026).

Iskandar Hoesin berharap kepada seluruh TPP yang sudah diberikan kepercayaan menyelesaikan tahapan pendaftaran calon ketua KONI Riau, untuk bekerja profesional dan netral.

“Apa yang menjadi arahan dari KONI Pusat, jalani sesuai aturan. Verifikasi ulang KONI Daerah yang memberikan dukungan ganda, buat berita acaranya dan serahkan hasilnya ke KONI Pusat,” sambung Iskandar Hoesin.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini