Buka Pencanangan BBPKH,

Bupati Harris Minta Disnak Bentuk Sentra Peternakan Rakyat

Redaksi Redaksi
Bupati Harris Minta Disnak Bentuk Sentra Peternakan Rakyat
zul/riaueditor.com
Buka Pencanangan BBPKH, Bupati Harris Minta Disnak Bentuk Sentra Peternakan Rakyat.
PELALAWAN, riaueditor.com - Bupati Pelalawan HM Harris membuka secara resmi pencanangan kegiatan bulan bhakti peternakan dan kesehatan hewan (BBPKH) tingkat Kabupaten Pelalawan di Desa Langkan, Kecamatan Kabupaten Pelalawan, Kamis (1/10).

Kegiatan dihadiri oleh Direktur Pusat Teknologi Produksi Pertanian, BPPT Jakarta yang diwakili, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Propinsi Riau drh Askardiya R Patrianov MP, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pelalawan Ir H Tengku Mukhtaruddin MSi, seluruh Kepala Dinas, Badan se Kabupaten Pelalawan, Camat Langgam Sugeng Wiharyadi SSos, Kabag Humas Arip Ripani SSos, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan masyarakat.

Dalam sambutnya, Bupati Harris mengatakan bahwa pembangunan subsektor peternakan merupakan bagian yang memiliki nilai strategis, guna peningkatan ekonomi masyarakat dan kebutuhan gizi. Untuk itu diperlukan kebijakan strategis serta langkah konkrit dari pemerintah daerah dalam peningkatan populasi ternak yang berkesinambungan.

Dengan pelaksanaan pencanangan bulan bhakti peternakan dan kesehatan merupakan kegiatan yang cukup penting, karena melalui kegiatan ini dapat mendekatkan kegiatan pemerintah daerah dengan usaha masyarakat yang mandiri. Masyarakat peternakan dapat melihat dan terlibat secara langsung dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan terutama yang berada di pedesaan.

"Hal ini dapat dijadikan ajang silaturahmi dan tukar-menukar informasi dan pengalaman diantara peternak. Sehingga dapat merangsang kreasi dan inovasi dalam melaksanakan pembangunan peternakan dengan partisipasi aktif dari aparat, masyarakat, organisasi profesi, asosiasi dan praktisi di bidang peternakan dan kesehatan hewan," jelasnya.
 
HM Harris juga mengatakan, bulan bhakti peternakan dan kesehatan hewan harus dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja pembangunan peternakan yang sekaligus melakukan dan membangkitkan pembangunan agribisnis peternakan di Kabupaten pelalawan dan Indonesia pada umumnya. Untuk menciptakan peternakan yang unggul dapat dicapai dengan memberikan pelayanan publik yang prima dengan pengembangan usaha ternak yang optimal untuk meningkatkan mutu dan produktifitas hasil usaha peternakan.

"Saya berharap Kepala Dinas Peternakan agar membentuk sentra peternakan rakyat ( SPR) agar lebih memudahkan dalam pembinaanya. Dan juga Pemkab Pelalawan berharap dukungan dan pemerintah propinsi maupun dalam mendukung usaha peternakan. Kita kedepan akan mengembangkan kawasan teknopolitan dan memanfaatkan potensi kelapa sawit yang cukup luas di Kabupaten Pelalawan,"paparnya dengan harapan penuh.
 
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pelalawan Ir H Mukhtaruddin menyebutkan bulan bhakti peternakan dan kesehatan hewan Indonesia merupakan implementasi dari pencanangan atas kebangkitan peternakan dan kesehatan hewan yang dicetuskan oleh tokoh-tokoh yang peduli dan bertanggung jawan atas kemajuan peternakan dan kesehatan hewan. Kegiatan pencanangan ini diharapkan dapat membangkitkan usaha peternakan rakyat dan sekaligus menarik minat investor untuk menanamkan modal bidang usaha peternakan.

"Dengan dilaksanakan kegiatan dapat menambahkan pengetahuan dan wawasan peternakan, sehingga dapat terjalin kerjasama antar kelompok peternak dan masyarakat. Agar terciptanya peternak yang mandiri dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan para peternak," tutupnya.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini