PPKM Darurat Diterabas Warga, dari KRL Sampai Jalan Macet

Redaksi Redaksi
PPKM Darurat Diterabas Warga, dari KRL Sampai Jalan Macet
Foto: Aparat berjaga pos penyekatan PPKM Darurat di Kalimalang, Jakarta, Senin (5/7/2021). (AP/Achmad Ibrahim)

JAKARTA - Penerapan aturan PPKM Darurat pada hari kerja pertama kali, Senin (5/7) masih ramai warga yang melakukan mobilitas khususnya di Jabodetabek. Hal ini terlihat dari kemacetan jalan hingga ramainya penumpang Kereta Rel Listrik (KRL).

Pada pagi hari KRL atau Commuter line di stasiun Bojong Gede ramai oleh calon penumpang. Terlihat antrean mengular sampai luar stasiun. Dalam video yang beredar dalam akun twitter @Danny_Agger masyarakat berdesakan untuk memasuki stasiun.

"Ini yang disebut jaga protokol ya? Kami sebagai pengguna gak masalah jaga protokol jika disertai solusi misalnya armada kereta ditambah jadi penumpang gak nunggu lama dan penumpang gak numpuk kaya gini," tulisnya (5/7), dilansir dari CNBC Indonesia .

Diakui PT KAI Commuter kalau memang pihaknya membatasi jumlah penumpang di masa PPKM Darurat melalui akun twitter resmi KRL @CommuterLine pagi tadi.

"Kami mohon maaf atas kondisi tersebut, sesuai dengan aturan yang berlaku selama PPKM Darurat, KAI Commuter melakukan pembatasan kuota pengguna di atas KRL hal ini agar lebih memaksimalkan jaga jarak antar pengguna.

"Diimbau tetap patuhi protokol kesehatan serta mengikuti arah petugas," tambahnya.

Sesuai dengan aturan PPKM Darurat kuota pengguna di KRL sejumlah 52 orang agar lebih memaksimalkan jaga jarak antar pengguna. Hanya boleh terisi 32 orang duduk dan 20 orang yang berdiri. KRL juga mewajibkan pengguna berdiri dalam satu baris menghadap satu arah ke depan.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini