Warga Dilarang Tolak Jenazah COVID-19, Mereka Mati Syahid

Redaksi Redaksi
Warga Dilarang Tolak Jenazah COVID-19, Mereka Mati Syahid
(Youtube BNPB Indonesia)
Foto: Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 di Achmad Yurianto menyebutkan para korban yang meninggal karena corona merupakan orang-orang yang mati dalam keadaan syahid.

"Mereka adalah saudara kita yang gugur dalam tugasnya, mereka keluarga kita yang karena penyakit ini jadi korban dan meninggal. Tidak alasan menolak dan takut," kata pria yang akrab di sapa Yuri dalam keterangan pers yang disampaikan Sabtu (11/4/2020).

Untuk itu dia mengharapkan tak ada lagi masyarakat yang menolak dilakukannya pemakaman para korban COVID-19 ini di lingkungannya.

Hingga sore ini jumlah kasus corona di Indonesia bertambah menjadi sebanyak 3.842 kasus hingga Sabtu (11/4/2020) pukul 12.00 WIB.

"Bertambah 330 kasus baru dari PCR (tes) yang positif. Sehingga total menjadi 3.842 kasus," katanya.

Sementara yang sembuh bertambah 4 orang menjadi 286. Sedangkan yang meninggal bertambah 21 menjadi 327 orang.

Hari ini pemerintah juga telah memeriksa 20 ribu sampel di 40 laboratorium di seluruh Indonesia.

Yuri meminta masyarakat mengikuti informasi resmi corona di situs yang benar, baik di portal covid19.co.id, hotline 119 atau pesan whastapp di 081133399000 dan hallo Kemkes di 1500567 agar tidak terkena hoaks.

(CNBCIndonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini