Ternyata Banyak Proyek Kereta Pemerintah Nunggak di 2020

Redaksi Redaksi
Ternyata Banyak Proyek Kereta Pemerintah Nunggak di 2020
Foto: Foto aerial suasana Stasiun LRT, Light Rapid Transit di kawasan Cibubur, Jakarta, Rabu (12/8/2020). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

JAKARTA - Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) punya tunggakan sebesar Rp 3 triliun di tahun 2020 ini. Tunggakan itu bakal bayarkan melalui alokasi anggaran tahun 2021 mendatang.

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri, menjelaskan bahwa pada postur anggaran tahun 2021 terdapat kewajiban pembayaran tunggakan carry over kegiatan tahun 2020 sebesar Rp 3 triliun. Hal ini terjadi akibat terdampak penghematan anggaran Rp 4,7 triliun, karena dampak Covid-19.

"Kewajiban pembayaran terdiri dari dua klaster yaitu pertama kegiatan singleyears contract yang diubah menjadi kegiatan multiyears contract sebesar Rp 274 miliar dan kegiatan tunggakan sebesar Rp 3 triliun yang di dalamnya terdapat tunggakan LRT Sumsel dan kegiatan prasarana kereta api," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Kamis (10/9/20).

Sejalan dengan itu, ia juga bakal mengandalkan utang sebesar Rp 4,04 triliun untuk membiayai 17 kegiatan lanjutan dan 1 kegiatan baru pembangunan jalur kereta api dengan skema multiyears contract pada 2021. Utang ini berasal dari penerbitan surat berharga syariah negara (SBSN).

"Belanja modal SBSN sebesar Rp4,4 triliun terdiri dari kegiatan yang telah mendapat persetujuan pinjaman," bebernya.

Adapun utang itu digunakan untuk membiayai kegiatan lanjutan multiyears contract terdiri dari 6 pembangunan jalur kereta api, 1 pembangunan elektrifikasi, enam peningkatan jalur kereta api dan 4 peningkatan fasilitas operasional.

"Sementara kegiatan baru multiyears contract-nya ada 1 untuk tahun 2021 sampai 2023," kata Zulfikri.

(CNBCIndonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini