Jokowi Tak Perlu Malu Menerima Bantuan Penanganan Kabut Asap

Redaksi Redaksi
Jokowi Tak Perlu Malu Menerima Bantuan Penanganan Kabut Asap
foto: Ist
JAKARTA - Kebakaran hutan yang mengakibatkan bencana kabut asap hingga kini belum diatasi oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan dampak kabut asap kini sudah sampai ke Singapura dan Malaysia.

Juru Bicara Partai Demokrat, Imelda Sari meminta pemerintah melakukan koordinasi dengan petinggi negara tetangga yang terdampak kabut asap untuk mengantisipasi penyebarannya.

"Karena ini dampaknya sudah sangat meluas, Malaysia, Singapura dan terakhir sudah sampai ke Thailand ini sangat buruk," ujar Imelda, Senin (5/10/2015).

Ia pun menyarankan, pemerintah menggunakan forum ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on disaster managemen (AHA) untuk mengoptimalkan penanganan bencana asap ini. Menurut dia, bencana asap tak bisa dihandle sendirian oleh pemerintah.

"Pemerintah tidak bisa lagi menangani bencana ini sendirian, harus koordinasi bisa menggunakan AHA di Asean. Indonesia harus membuka diri tidak perlu malu menerima bantuan dari negara tetangga," ujarnya.

Dia menambahkan, bencana kabut asap yang terjadi saat ini adalah yang terburuk sejak tahun 1997. Sebab, asap hasil dari kebakaran hutan di Indonesia terakhir kali sampai ke Thailand pada tahun itu.

"Banyak sekali kerugian yang sudah diderita bukan cuman soal frekuensi penerbangan, tapi ganguan pernafasan dan distribusi bahan pokok juga sudah lama dirasakan warga di Sumatera," pungkasnya.


(fid/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini