Habib Rizieq: Jangan Saya Didorong Laporkan Megawati

Redaksi Redaksi
Habib Rizieq: Jangan Saya Didorong Laporkan Megawati
Antara/Wahyu Putro A
Wakil Ketua DPR Fachri Hamzah (kanan) berbincang dengan Ketua Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab ketika melakukan audiensi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

JAKARTA - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab urung melaporkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri ke kepolisian atas pidato yang dianggap melecehkan agama. Rizieq justru meminta agar persoalan tersebut diselesaikan melalui jalur dialog.

"Saya sampaikan di dalam ruang Komisi III, janganlah kita mencoba saling lapor, kalau saling lapor ini bisa mengantarkan kepada konflik horizontal," kata Rizieq di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/1).

Rizieq pun meminta jangan ada pihak dari PDI Perjuangan justru mendorong ia untuk melaporkan Megawati ke kepolisian terkait pernyataan tersebut.

"Tadi saya sampaikan kepada perwakilan PDIP, jangan saya didorong-dorong untuk melaporkan ibu Megawati. Tapi alangkah baiknya itu didialogkan secara kekeluargaan," kata Rizieq.

Menurutnya, dengan jalur dialog dapat menyelesaikan persoalan yang dipolemikkan bisa lebih jelas. Hal ini membuat persoalan bisa segera selesai.

Rizieq mengungkap, pihaknya siap meminta maaf jika memang terjadi kesalahpahaman dari pidato tersebut

"Tapi kalau andai kata Bu Mega yang salah ucap, harus ada klarifikasi. Kan bagus begitu. Kalau saya didorong untuk melapor, saya bisa melaporkan, tapi saya menahan diri," kata Rizieq.

Namun demikian, Rizieq sendiri bersikukuh tidak salah memahami pernyataan pidato Megawati yang dianggapnya menistakan agama. Hal ini setelah ia melihat video secara utuh dan berulang-ulang.

"Saya sudah tontotn itu pidato ibu Megawati secara utuh, 10 kali saya ulang dan saya menyimpulkan itu penistaan kepada agama, dan suku bangsa. Kalau kami mau melapor, bisa. Hanya sampai saat ini kami menahan diri supaya polisi bisa memediasi," kata dia.

Adapun, anggota Komisi DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Dwi Ria Latifa dalam audiensi Komisi III DPR dengan FPI pada hari ini, mengungkapkan pidato yang disampaikan Megawati tidak untuk menghina umat Islam.

Hal itu diungkapkan Dwi, sebagai tanggapan atas pernyataan Rizieq dalam audiensi tersebut. "Ketika Pak Habib sampaikan tadi tentang pidato Bu Megawati, saya rasa tentu kita harus cermati betul apa isi pidato beliau. Saya datang, saya dengar dan tidak ada satu kata pun beliau menghina apakah Habib, apakah FPI, apakah umat Islam, atau siapapun," kata Dwi Ria.

Menurutnya, yang disampaikan Megawati tak lain mengenai suatu ideologi yang dianggap menjadi peringatan bagi bangsa Indonesia untuk tetap menjaga NKRI.

"Tapi bicara tentang suatu ideologi yang harus kita cermati yang nantinya akan sedikit menjadi peringatan buat bangsa kita karena kita tetap jaga NKRI ini, Bhineka Tunggal Ika ini," kata Dwi Ria.(ROL)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini