Diduga Kawasan Hutan, Kades Danau Sentul Terbitkan 50 SKT Kepada Pengusaha Asal Pekanbaru

Redaksi Redaksi
Diduga Kawasan Hutan, Kades Danau Sentul Terbitkan 50 SKT Kepada Pengusaha Asal Pekanbaru
doni/riaueditor.com
Areal yang digarapkan NA, pengusaha asal Pekanbaru di Desa Danau Sentul Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.

Kampar Kiri Hulu, riaueditor.com - Kepala Desa Danau Sentul Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, diduga menerbitkan sebanyak 50 Surat Keterangan Tanah (SKT) atau seluas 100 hektar di lahan yang diduga merupakan kawasan hutan produksi terbatas (HPT) kepada salah seorang pengusaha asal Pekanbaru berinisial NA.

Berdasarkan keterangan warga setempat, saat ini NA terlihat menguasai dan menggarap lahan tersebut guna membangun perkebunan kelapa sawit.

"Saat ini empat unit alat berat sedang beroperasi di lahan NA," ungkap salah seorang warga warga Desa Danau Sentul yang minta namanya dirahasiakan. 

Warga juga menuturkan, bahwa lahan seluas 100 hektar yang telah dikuasai NA juga telah mengantongi SKT dan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) dari Kepala Desa Danau Sentul dan Pemerintahan Kecamatan Kampar Kiri Hulu.                      

Ditambahkan warga, Kades Danau Sentul terlalu nekat dan berani mengeluarkan Surat SKT di atas lahan yang diduga kuat merupakan kawasan hutan ini, kesalnya.                                            

Terpisah, Kepala Desa Danau Sentul, Ridwan saat dikonfirmasi tidak menampik serta membenarkan pihaknya telah menerbitkan 50 set SKT/SKGR atas nama NA.

"Tak usahlah hal begini diributkan, ini hanya persoalan orang yang cemburu sosial terhadap saya aja, karena inikan terkait Pilkades yang akan datang, makanya mereka mengungkit masalah ini," ujar Ridwan kepada awak media ini via selulernya. (Doni Piliang)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini