Thailand Gunakan Keringat Ketiak Buat Deteksi Covid-19, Ini 4 Faktanya

Redaksi Redaksi
Thailand Gunakan Keringat Ketiak Buat Deteksi Covid-19, Ini 4 Faktanya
Ilustrasi pakaian berkeringat. (dok. freepik/Novi Thedora)

2. Mengklaim tingkat akurasi hingga 95%

Peneliti Thailand saat ini juga terus mengembangkan alat pendeteksi virus seluler dengan memanfaatkan keringat tubuh terutama ketiak. Bahkan, Chadin menyebutkan telah melakukan tes kepada seorang pemilik toko di pasar Bangkok.

Tak hanya itu saja, ia juga menyebut meskipun perangkat masih dalam tahap pengembangan, akan tetapi ia mengklaim tingkat akurasi dapat mencapai 95%. Chadin juga berharap alat tersebut bisa segera diluncurkan sebagai alternatif yang terjangka untuk dibandingkan melakukan tes swab yang mahal dan memerlukan proses lama.

3. Deteksi bahan kimia beracun

Chadin juga mengungkapkan mengenai cara kerja dari alat tes tersebut menggunakan keringat ketiak. Untuk melakukan tes COVID-19, sebuah kapas akan diletakkan di bawah ketiak selama 15 menit terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam botol kaca yang telah disterilkan dengan sinar UV.

“Teknisi kemudian mengambil sampel dalam jumlah yang sesuai menggunakan selang hisap, dan menekannya ke dalam alat analisa untuk memeriksa hasilnya,” ujarnya.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini