Jaga Kesucian Ramadan, NU Minta Satpol PP Lakukan Razia

Redaksi Redaksi
Jaga Kesucian Ramadan, NU Minta Satpol PP Lakukan Razia
ilustrasi.net
SELATPANJANG, riaueditor.com- Nahdlatul Ulama (NU) Kepulauan Meranti mengaku sering menerima laporan dari masyarakat tentang aktivitas remaja yang diduga berbuat mesum di tempat-tempat sepi pada bulan Ramadan ini. Untuk itu, kepada Satpol PP, NU Meranti meminta agar gencar melakukan patroli guna menjaga kesucian Ramadan serta menekan aktivitas remaja yang dapat membawa bencana untuk daerah Meranti.

Demikian disampaikan Ketua NU Kepulauan Meranti, Ishak Izrai, kepada wartawan, Sabtu (12/7/2014). Kata Ishak, masyarakat Meranti diminta untuk menjaga kesucian bulan ramadan dan tidak menodainya dengan perbuatan tercela. Mulai dari judi, perbuatan mesum dan berbagai hal lain yang dapat menodai kesucian bulan puasa ini.

"Kita menghimbau kepada masyarakat baik saudara kita sesama muslim maupun warga non muslim untuk mejaga kesucian bulan ramadan ini bersama-sama," kata Ketua NU Kepulauan Meranti Ishak Izrai.

Ia mengaku mendapat laporan dari masyarakat terkait banyak ditemui pasangan yang berpacaran di tempat-tempat sepi di wilayah kota Selatpanjang pada malam hari.

"Ini jelas menodai kesucian ramadan. Saya minta kepada Satpol PP untuk bisa menurunkan anggotanya berpatroli. Gelandang saja pasangan mesum itu ke kantor, daripada membuat bencana untuk kampung kita apa lagi saat ini kita umat islam lagi menjalan kan ibadah puasa. bisa menjadi bencana dan merusak kampung kita apa lagi yang melaku kan perbuatan itu anak-anak remaja," tutur Ketua NU Kepulauan Meranti itu.

Hal itu dibenarkan oleh salah seorang warga Selatpanjang, Ismail. Menurutnya aksi mesum para remaja yang berpacaran di tempat gelap bukan hanya meresahkan, tapi juga seperti menghina agama ini. apa lagi sekarang bulan suci romadon yang mana umat islam melaksanakan ibadah puasa. Kami harap kan juga peran masyarakat jika melihat muda mudi yang lagi duduk berpasangan di tempat gelap segera menegur atau menanyakanya, atau melaporkan hal ini ke Satpol PP agar bisa diambil tindakan.

"Mereka ini berpacaran di tempat gelap, di ujung-ujung jalan. Yang laki-laki memakai peci yang perempuan malam memakai mukena layaknya orang mau ke masjid. Ini tampak seperti penghinaan terhadap agama dan merusak daerah kita," ungkapnya.

Ia juga mendukung permintaan NU kepada Satpol PP untuk aktif berpatroli terutama di wilayah-wilayah yang biasa dijadikan tempat pacaran muda-mudi agar mencegah mereka berbuat yang tidak senonoh dan patroli kalau bisa dilakukan setiap hari dalam bulan puasa ini .

"Mungkin selama ini lokasi mereka belum diketahui Satpol PP sehingga tidak pernah ditindak. Oleh karena kita warga minta Satpol PP lebih aktif berpatroli dan menjaga kesucian bulan ramadan ini. Saya juga berharap masyarakat juga ikut berperan jika melihat muda mudi yang lagi berduaan di tempat gelap agar segera melaporkan ke Satpol PP agar bisa ditindak tegas," pintanya.(jai)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini