Wabup Panggil RAPP, Atasi Kemacetan Ibukota Pangkalan Kerinci Akibat Bus Karyawan

Redaksi Redaksi
Wabup Panggil RAPP, Atasi Kemacetan Ibukota Pangkalan Kerinci Akibat Bus Karyawan
riaueditor.com/zoelgomes

PELALAWAN, riaueditor.com - Wakil Bupati Pelalawan H. Nasarudin, SH.MH, Selasa (6/9/2022) kemarin memanggil pihak PT. RAPP rapat terkait penertiban lalu lintas di Ibukota Pangkalan kerinci yang selalu macet oleh bus antar-jemput karyawan RAPP.

Selain Wakil Bupati, turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Ferry Zulkarnain Fasda Bino, Kasatpol PP dan Damkar Tengku Junaidi, Kabag Ops Polres Pelalawan Kompol Lagomo, Kasat Lantas AKP. Lily Sulfiani, Stake Holder Relation Manager PT. RAPP Mabrur, dan sejumlah vendor armada bus antar jemput karyawan RAPP.

Wabup Nasar menyampaikan bahwa dirinya mendapat aduan dari masyarakat terkait dengan keberadaan Bus Antar Karyawan RAPP yang menimbulkan kemacetan di Pangkalan Kerinci.

"Kemarin, saat mengantar anak sekolah saya mendapati langsung deretan bus yang parkir di pinggir jalan yang menimbulkan gangguan bagi masyarakat pengguna jalan," ujarnya kepada riaueditor.com, Rabu (7/9/2022).

Ditambahkan Wabup, pemanggilan langsung pihak RAPP untuk memberikan teguran dan meminta perusahaan dapat memperbaiki sistem antar jemput karyawan sehingga bus yang terparkir itu tidak mengganggu dan menimbulkan kemacetan bagi masyarakat yang berkendara di jalan.

"Jangan sampai kepentingan kita selesai, kepentingan orang lain terganggu. Alhamdulillah kita sudah pecahkan solusinya, salah satunya pembuatan halte bus untuk naik turun kan penumpang," bebernya.

Kadishub Pelalawan Ferry Zulkarnain Fasda Bino saat dihubungi juga membenarkan pertemuan guna membahas kemacetan di Pangkalan Kerinci.

"Jadi kita rencanakan ada pembuatan 5 titik halte antar-jemput karyawan PT. RAPP di sepanjang jalintim Ibukota Pangkalan Kerinci. Posisinya ada di depan lapangan bola kaki, depan Masjid Raya Al-Muttaqin, depan Ramayana, depan Hotel Dikaraya, dan didepan pos II RAPP. Memang anggarannya tidak ada di APBD, makanya akan menggunakan CSR perusahaan," ungkap dia.

Ferry juga menyatakan bahwa pihak Dishub dan Satlantas Polres Pelalawan berkomitmen untuk terus mengurai titik-titik kemacetan di Ibukota Pangkalan Kerinci.

"Ya, kemacetan memang terjadi pada jam-jam antar jemput karyawan seperti pagi, sore, begitu juga malam," jelasnya.

Sementara itu, Mabrur Stake Holder Relation Manager PT. RAPP menyampaikan dukungannya terhadap langkah pemerintah guna mengurai kemacetan di Ibukota Pangkalan Kerinci.

"Kita minta vendor yang banyak juga usernya armada bus antar jemput karyawan untuk ta'at kepada aturan, baik kelengkapan surat-surat kendaraan, begitu juga soal rencana pembuatan halte. Tentu akan ada tindak lanjutnya. Kita akan koordinasikan ini kepada Dinas dan instansi terkait. Kita dari perusahaan intinya mendukung langkah agar kemacetan dapat terurai dengan baik," tukasnya.( ZoelGomes)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini