PD II AMPG Kabupaten Bengkalis Datangkan Drs KH M Yusuf Ismail

Penyembuhan Menggunakan Metode Teknologi Rohani Metafisika
Redaksi Redaksi
PD II AMPG Kabupaten Bengkalis Datangkan Drs KH M Yusuf Ismail
Drs KH M Yusuf Ismail
BENGKALIS, riaueditor.com- Beberapa hari lalu Bengkalis kedatangan seorang Kiyai dari Jakarta. Tujuan kedatangan Kiyai ini adalah mengadakan suatu amal bakti penyembuhan dengan menggunakan metode Teknologi Rohani Metafisika. Kiyai yang bernama lengkap Drs KH M Yusuf Ismail ini adalah sosok yang sangat religius dan telah banyak dikenal di beberapa daerah dan kota-kota besar di Nusantara.

Drs KH M Yusuf Ismail dari Yayasan Mutiara Imam Jakarta ini bekerjasama dengan DPD Satuan Karya Ulama Indonesia Kabupaten Bengkalis, PD II AMPG Kabupaten Bengkalis untuk mengadakan bakti sosial membantu para pasien yang mengidap penyakit-penyakit tertentu. Seperti lumpuh, tuli, buta, bisu dll. Dengan menggunakan metode dakwah dan obat-obatan yang diracik yang diambil dari alam.

Teknologi penyembuhan ini dilaksanakan dari tanggal 28 Februari s/d 21 maret 2015 yang bertempat di Halaman Kantor DPD Golkar Kab. Bengkalis. Penyembuhan yang dilakukan oleh bapak Drs. KH.M Yusuf Ismail ini telah banyak didatangi oleh masyarakat setempat, terutama kalangan masyarakat yang mengidap penyakit buta, tuli dan lumpuh.

"Pengobatan ini dipercaya bisa menyembuhkan dengan cepat asal mempunyai keyakinan yang kuat, kepada Allah SWT. Karena metode dakwah ini tidak menggunakan jin atau makhluk gaib lainnya.

"Saya rasa ini bicara keyakinan kita saja pada Allah, kalau yakin apapun bisa. Bukan hanya dengan doa yang didoakan dibotol air pasien, tetapi pasien juga dikasih ramuan berupa jamu untuk diminum," kata Yusuf.

Pengobatan ini dibantu dengan obat-obat racikan yang nantinya diminum oleh pasien agar bisa mencapai hasil maksimal.

"Selama 17 hari rutin datang, dan hari ke 18 datang kalau tidak ada perubahan katanya disuruh balik," katanya.

Yusuf menambahkan, "Jika kita bicara akan keyakinan akan hal ini, kita kembalikan kepada diri kita sendiri. Selama kita percaya atau tidak itu tergantung pada iman kita kepada Tuhan, semoga bermanfaat," imbuhnya.(dri)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini