Hari Adhyaksa ke-55, Kejari Bengkalis Gelar Adhyaksa Gamestone

Redaksi Redaksi
Hari Adhyaksa ke-55, Kejari Bengkalis Gelar Adhyaksa Gamestone
bsm
Hari Adhyaksa ke-55, Kejari Bengkalis Gelar Adhyaksa Gamestone.
BENGKALIS, riaueditor.com Sebagai salah satu rangkaian menyambut peringatan Hari Adhyaksa ke-55 tahun 2015, Kejaksaan Negeri Bengkalis menggelar Adhyaksa Gamestone.

Pameran dan festival batu akik yang dilaksanakan di lokasi pusat jajanan dan cendramata di areal Sungai Bengkel itu dibuka secara resmi Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh, Senin (27/4).

Peresmian kegiatan yang mendapat sambutan hangat pengemar dan pecinta batu akik di Kota Bengkalis tersebut diantadi dengan pemotongan pita oleh Bupati dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis Mukhlis.

Ikut hadir dalam pembukaan tersebut Ketua DPRD H Heru Wahyudi, Wakil Ketua DPRD Indra 'Eet' Gunawan, Kapolres A Supriyadi, Ketua Pengadilan Negeri Rustiyono, Pasi Personalia Dandim 0303/Bengkalis Noto Susilo, dan Sekretaris Daerah H Burhanuddin.

Herliyan mengatakan, meskipun di daerah ini bukan merupakan daerah yang menghasilkan bahan untuk dibuat batu akik, namun Pemerintah Kabupaten Bengkalis mendukung sepenuhnya pameran dan festival batu akik seperti yang dilaksanakan Kejaksaan Negeri Bengkalis itu.

Kata Bupati, kegiatan seperti banyak manfaatnya dan sangat positif. Dapat membuat lapangan kerja baru. Di luar aspek ekonomi, dapat dijadikan saranaguntuk mengindari tindakan yang bersifat negatif.

"Selain itu juga dapat menjadi ajang untuk menyalurkan, hobi,  bakat dan seni. Apalagi dalam Adhyaksa Gamestone ini juga diadakan lomba mengasah batu akik terbaik. Kita dukungan sepenuhnya kegiatan seperti ini, tapi tidak sebagai penyelenggara," kata Herliyan kepada wartawan usai meninjau seluruh lapak peserta pameran.

Kajari Bengkalis mengatakan, peserta pameran yang akan berlangsung hingga 1 Mei mendatang, diikuti 24 peserta. Baik itu yang berasal dari pengerajin dari Kabupaten Bengkalis, seperti dari Kota Bengkalis dan Duri (Kecamatan Mandau), juga diikuti peserta dari luar daerah.

Peserta dari luar tersebut diantaranya dari Kota Dumai dan Pekanbaru. Sedangkan dari luar Provinsi Riau diantaranya dari Medan (Sumatera Utara) dan sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Barat.

Mukhlis mengatakan, khusus untuk kontes, batu akik yang dilombakan ada lima kategori. "Bacan, idocrase/lumut, picture agate/batu akik bergambar bebas, campuran dan polos Riau," ujar Mukhlis, yang saat pembukaan memberikan sebuah cincin akik bacan kepada bupati.(bsm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini