Peringatan Isra Miraj, Ini Imbauan Kemenag Rohul

Redaksi Redaksi
Peringatan Isra Miraj, Ini Imbauan Kemenag Rohul
Ahmad Supardi Hasibuan, MA

PS.PANGARAIAN, riaueditor.com - Dalam rangka peringatan Isra Miraj 1437 H/2016 M yang ditaja oleh umat Islam di berbagai lokasi, seperti masjid, kantor, majelis taklim, RT/RW dan lainnya, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan, MA, tidak bosannya mengimbau umat Islam dalam meningkatkan fungsi dan peranan masjid di seluruh penjuru.

Menurutnya dalam ajaran agama Islam, Masjid bukanlah hanya berfungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah sholat dan berzikir kepada Allah SWT semata, tetapi lebih dari itu, mesjid memiliki fungsi dan peranan strategis lainnya dalam pembangunan dan pemberdayaan umat secara keseluruhan.

Di mana salah satu persoalan yang dihadapi umat Islam saat ini adalah banyaknya masjid yang terdapat di mana-mana, ukurannya luas dan besar serta dapat menampung jumlah umat yang cukup besar, apalagi ditambah dengan arsitekturnya yang indah lagi menawan.

Meskipun mesjid-mesjid itu besar dan mewah, sayangnya masjid itu pada umumnya hanya berfungsi untuk tempat pelaksanaan sholat dan zikir kepada Allah SWT. "Sementara peran penting dan strategis lainnya tidak dapat dimanfaatkan umat Islam. Akibatnya, masjid itu hanya dibutuhkan umat ketika masuk waktu sholat, sedangkan di luar itu, umat tidak membutuhkannya," sebutnya, Kamis (5/5/2016). 

 

Inilah upaya Ahmad Supardi untuk menjadikan Mesjid lebih ditingkatkan pemungsiannya, setidaknya memiliki lima fungsi dan peranan strategis, yakni : Pertama, sebagai tempat melaksanakan ibadah sholat dan berzikir kepada Allah SWT, dalam rangka mendekatkan diri kepadaNya, sehingga umat Islam senantiasa dekat ataupun taqarrub kepada Allah dalam setiap waktunya.

 

Kedua, sebagai simbol bagi umat islam, termasuk kemajuan dan kesejahteraan umatnya. Jika sebuah masjid berdiri kukuh, megah, dan indah, maka hal itu menandakan bahwa umat Islam di sekitarnya memiliki kesejahteraan yang tinggi dan kecerdasan yang mumpuni.

 

Ketiga, sebagai pusat kegiatan umat islam, dimana semua kegiatan umat, baik yang berskala kabupaten, Prov Riau, dan bahkan nasional ataupun internasional, dapat dilaksanakan dimasjid, apalagi masjidnya besar seperti MAMIC Rohul, dimana kapasitasnya mampu menampung 15 ribu jamaahuntuk sholat, 2 ribu untuk seminar dan pertemuan, ditambah lagi tempat bermain bagi anak.

 

Keempat, sebagai pusat pembinaan persatuan umat sehingga persatuan dan kesatuan umat dengan jalinan ukhuwah islamiyah dapat dijalin dengan harmonis, dinamis dan penuh kasih sayang. Masjid memberikan dorongan dan motivasi untuk selalu bersatu padu dalam membangun kekuatan umat.

 

Kelima, sebagai sumber kesejahteraan rakyat, dimana dengan kehadiran Masjid yang megah, mampu melahirkan sumberdaya alam (SDA) secara melimpah, seperti minyak bumi dan lain sebagainya. Hal ini dapat dilihat dari realitas dalam masyarakat, ternyata wilayah yang SDAnya melimpah hampir seluruhnya adalah dunia Islam.

 

Ahmad Supardi Hasaibuan sebagai alumni Pondok Pesantren Musthafawiyah Purbabaru Sumatera Utara ini, lebih lanjut bercerita, dari Kelima fungsi dan peran penting lagi strategis ini, melalui momentum peringatan israk mikraj ini, harus dapat diejawantahkan oleh pengurus dan Imam Masjid, sehingga Masjid memiliki magnit tersendiri bagi umatnya.

 

Magnit-magnit masjid inilah yang harus dapat diciptakan oleh umat Islam, sehingga secara otomatis umat Islam akan datang berduyun-duyun ke masjid, karena umat mendapatkan sesuatu yang berharga bagi dirinya, keluarganya, dan bahkan masyarakatnya, akibatnya masjid akan penuh dan ramai. (yahya)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini