Pasca Badai Pasir di Makkah, 247 JCH Pelalawan Dalam Kondisi Sehat

Redaksi Redaksi
Pasca Badai Pasir di Makkah, 247 JCH Pelalawan Dalam Kondisi Sehat
detik.com
Badai Pasir di Makkah
PELALAWAN, riaueditor.com - Cuaca ekstrem yang tek menentu pasca  badai pasir yang melanda kota Makkah, Saudi Arabia, tidak mempengaruhi para Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pelalawan. Sejauh ini, JCH masih bisa beraktifitas untuk melaksanakan ibadah di Masjidil Haram. Dimana 247 JCH tersebut dalam keadaan sehat walafiat.
    
"Alhamdulillah, saat ini jamaah dalam kondisi sehat wal afiat. Mengenai kejadian badai pasir dan hujan, tidak berdampak pada aktivitas bagi jamaah yang ingin melaksanakan ibadah dan shalat wajib di Masjidil Haram," ujar Kepala Kantor (Kakawan) Kemenag Pelalawan Drs H Zulkifli melalui  staf penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Razali kepada riaueditor, Jumat (11/9) kemarin.

Razali juga mengatakan, bahwa saat ini aktifitas JCH Pelalawan selain melaksanakan shalat wajib di Masjidil Haram, para jamaah telah melaksanakan berbagai ibadah, seperti tawaf sunat yang dikerjakan ba`da shalat wajib. Sebelumnya, saat pertama kali tiba di tanah suci Makkah, para jamaah telah melaksanakan umroh wajib. Selama berada di tempat-tempat mustazab, para jamaah lain berdoa untuk pribadi maupun keluarga dan tak lupa bagi kemaslahatan Kabupaten Pelalawan.

"Doa yang dipanjatkan, selain terkait dengan keselamatan, juga berkaitan dengan permintaan hujan bagi Kabupaten Pelalawan yang sejak beberapa hari dilanda kebakaran lahan dan hutan," jelasnya.
    
Razali menambahkan, badai pasir dan hujan yang menerpa negara Saudi Arabia menyebabkan penundaan keberangkatan kloter JCH dari daerah lainnya.  Dirinya berharap, semoga para JCH bisa sehat selalu dan bisa melaksanakan ibadah haji dengan khusuk, agar menjadi haji mabrur.

"Dengan adanya badai pasir dan hujan, menyebabkan adanya sebagian JCH yang belum berangkat mengalami penundaan seperti kelompok terbang (Kloter) 46 dari embarkasih Surabaya. Dimana mereka (JCH) susah melakukan penerbangan disana," tutupnya.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini