Suyatno Tampung Keluhan Pedagang Pasar Sentral Kelakap Tujuh

Redaksi Redaksi
Suyatno Tampung Keluhan Pedagang Pasar Sentral Kelakap Tujuh
ist.
Calon Wakil Gubernur Riau H Suyatno saat ‘blusukan’ ke pasar Sentral Kelakap Tujuh kota Dumai dalam masa kampanyenya di kota Dumai, Sabtu (24/2/2018).

DUMAI - Calon Wakil Gubernur Riau H Suyatno berjanji akan membenahi pasar sentral kelakap tujuh yang selama ini terkendala akibat sepinya pembeli jika terpilih menjadi wakil gubernur riau nanti.

Janji politik calon Wakil Gubernur Riau dalam kampanye dialogisnya kepada pedagang, dengan memberikan solusi guna mengatasi sepinya pembeli dengan mendatangi los pasar pedagang pasar sentral kelakap tujuh.

"Nanti kita akan lakukan koordinasi dengan walikota Dumai untuk mengatasi persoalan ini, apalagi pasar ini, saya lihat sangat bagus. Tinggal bagaimana pemko untuk mencari solusi mengatasi sepinya pembeli di pasar ini. Apalagi kalau saya terpilih, jadi wakil gubernur riau, kita akan benahi pasar ini, sayangkan pasar ini bagus tapi sepi pembeli," ujarnya saat melakukan blusukan ke pasar sentral kelakap tujuh kota Dumai dalam masa kampanyenya di kota Dumai, Sabtu (24/2/2018).

Kedatangan calon orang Wakil Gubernur Riau dari nomor urut 4 di Pilkada Riau 2018 ini, bersama ketua partai DPD Golkar Kota Dumai Timo Kipda, Ketua Partai Hanura Jufrida bersama sejumlah kader.

Salah satu pedagang yang ditemui balon Wagubri Riau menyebutkan bahwa mereka berharap kepada pemerintah untuk mengatasi keluhan yang dialami para pedagang selama ini. Dimana dalam sebulan saja, penjualan hasil dagang mereka tak bisa mereka dapatkan.

"Sedih kali kami pak, 500 ribu aja penjualan dalam sebulan tak bisa kami dapat. Memang sedih, tempat bagus, namun seperti yang bapak lihat pasar ini sudah 2 bulan sepi pembeli pak. Tolonglah kami pak, apalagi saya ini janda dengan anak 6 pak," keluh Hj Gustia Farida bernada sedih.

Menurutnya, semenjak para pedagang dipindahkan ke pasar central kelakap tujuh, penjualan mereka kian merosot. Sementara para pedagang yang masih bertahan di pasar lama, hasil penjulan mereka cukup tinggi.

"Kami disini, mereka masih berjualan disana, menderita kami pak. Kami patuh aturan, makanya kami pindah kemari, tolonglah kami pak sedih kali nasib kami sejak 2 bulan di sini," keluh pedagang. ***


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini