Parah, Kegiatan Wirausaha Muda Sumenep Isinya Kampanye Caleg Bagi-bagi Duit

Redaksi Redaksi
Parah, Kegiatan Wirausaha Muda Sumenep Isinya Kampanye Caleg Bagi-bagi Duit

SUMENEP - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Jawa Timur dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan (Dapil) XIV Madura, Nur Fitriana diduga menggunakan Program Kewirausahawan Muda Sumekar bertajuk 'Temu Bisnis: Pusat Inkubator Wirausaha Sumenep' yang diselenggarakan di Desa Payudan Karangsokon, Guluk-Guluk, Sumenep, Minggu, (18/11/2018) untuk kegiatan kampanye terkait pencalonannya.

Sebagaimana diketahui, Wirausaha Muda Sumenep (WMS) merupakan bagian dari 9 janji politik pasangan A. Busyro Karim-Achmad Fauzi di Pilkada Sumenep tahun 2015 lalu. Program ini menargetkan akan mencetak 5.000 wirausahawan muda dalam tempo lima tahun. Sedangkan Nur Fitriana adalah istri Bupati Sumenep, A. Busyro Karim.

Berdasarkan informasi yang dilansir Jarrak.id, pada awalnya para peserta yang hadir diberikan formulir pendaftaran Wirausahawan Muda Sumenep tahun 2019, yang dibagikan penyelenggara. Kendati demikian, setelah kegiatan dilaksanakan aroma kampanye 'terselubung' yang dilakukan Nur Fitriana semakin kentara terlihat.

Sebagaimana dalam sambutan Sitrul Arsyih yang merupakan mantan Direktur Utama PT Wira Usaha Sumekar (WUS), secara tersirat mengajak kepada para peserta untuk mencoblos nomor satu yang merujuk kepada mantan Kepala Desa Karangsokon, Mohammad Hasan Abdul Hamid yang diketahui maju sebagai Caleg DPRD Sumenep dari Dapil II melalui PKB nomor urut 1. Sedangkan Nur Fitriana Caleg DPRD Jawa Timur nomor urut 3 dari PKB.

Bagikan Stiker dan Kalender

Bahkan di tengah-tengah kegiatan para peserta diberikan kalender dan stiker bergambar Nur Fitriana lengkap dengan nomor urut dan lambang partai pengusung. Mirisnya para peserta diintruksikan oleh penyelenggara untuk mengangkat stiker yang sudah dibagikan.

Ahmad Mahsun yang diketahui sebagai Koordinator Pengelola Program Inkubator Wirausaha Muda Sumenep (IWMS) sekaligus Ketua DPD KNPI Sumenep ikut memberikan arahan kepada peserta untuk mengangkat kalender dan stiker bergambar Nur Fitriana yang sudah dibagikan kepada peserta.

"Jangan lupa coblos nomor tiga DPRD Jawa Timur, Fitriana," teriak salah satu peserta.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Guluk-Guluk, Achmad Laili Maulidy, mengaku tidak tahu-menahu soal kegiatan Wirausahawan Muda Sumenep yang dilaksanakan di Desa Payudan Karangsokon, Kecamatan Guluk-Guluk itu. Bahkan, Laili menampik pihak penyelenggara melakukan konfirmasi kegiatan kepadanya. "Belum. Kapan kira-kira?" tanya Laili melalui pesan instan Whatsapp.

Politik Uang

Kegiatan yang sedianya untuk Program Wirausahawan Muda Sumenep justru disusupi praktik politik uang (money politic). Terbukti peserta juga diberikan amplop berisi sejumlah uang yang diduga sebagai intrumen untuk pemenangan Nur Fitriana.

Berdasarkan keterangan salah seorang saksi yang sekaligus menjadi peserta undangan dalam kegiatan tersebut, AF (26), bahwa amplop yang berisi sejumlah uang diberikan oleh Ahmad Mahsun kepada setiap peserta yang hadir. Amplop dibagikan bersamaan dengan kalender dan stiker.

"Iya kemarin hadir kesana dan memang benar diberikan amplop, kalender dan stiker. Amplop yang saya terima berisi uang dengan jumlah Rp30 ribu. Saya kurang paham isi amplop yang lain," kata AF kepada Jarrak.id, Senin, (19/11/2018).

AF mengaku kegiatan yang seharusnya konsen pada Program Wirausahawan Muda Sumenep, justru lebih banyak berbicara soal politik praktis. Bahkan kata AF, panitia penyelenggara mengajak para peserta untuk mencoblos Nur Fitriana dan Mohammad Hasan Abdul Hamid yang sama-sama maju di Pileg 2019 mendatang.

"Saya merasa kecewa, karena harapan kita lebih banyak mengulas soal Program Wirausahawan Muda Sumenep, tapi justru jadi ajang kampanye calon tertentu yang maju di Pileg 2019. Tentu sangat saya sesalkan," tandas AF. 

selengkapnya.. jarrak.id


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini