PDIP Siapkan Pemecatan Kader yang Terlibat Suap Damayanti

Redaksi Redaksi
PDIP Siapkan Pemecatan Kader yang Terlibat Suap Damayanti
foto: Okezone
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
BLITAR - PDI Perjuangan (PDIP) menyiapkan surat pemecatan kepada seluruh kader yang terlibat kasus gratifikasi (suap) yang menjerat anggota Komisi V DPR RI Damayanti Wisnu Putranti.

Sekjen PDIP Hasto Krisyanto sesumbar bahwa partainya tidak butuh waktu lama untuk menghukum kader yang terbukti bersalah. PDIP langsung memecat Damayanti setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meringkusnya dalam operasi tangkap tangan (OTT).

"Baru PDIP yang berani melakukan pemecatan seketika," ujar Hasto ditemui di rumah Wakil Gubernur DKI Jakarta Jarot Saiful Hidayat di Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar Jumat (29/1/2016).

Hasto dan sejumlah petinggi partai berlambang banteng moncong putih mengiringi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri yang tengah ziarah ke makam Proklamator RI Soekarno (Bung Karno).

Megawati tiba di Makam Bung Karno pukul 12.48 WIB. Calon Wali Kota Blitar terpilih Moh Samanhudi Anwar langsung menyambutnya turun dari kendaraan. Terlihat sejumlah wajah anggota legislatif senayan dan kepala daerah besutan PDIP.

Di antaranya anggota DPR RI yang juga selebritis Rieke Diah Pitaloka, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Ketua Komunitas Banteng Muda yang juga putra Eros Djarot, Banyu Biru, Calon Bupati Blitar terpilih Rijanto, Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Supriyono serta sejumlah pengurus PDI P wilayah Jawa Timur.

Dalam melakukan perjalanan darat Malang-Blitar, Megawati ditemani sebanyak 24 orang petinggi dan kader PDI P, termasuk kepala daerah.

Hasto mengatakan bahwa kasus yang menimpa Damayanti membuat Megawati murka. Sebab peringatan kepada semua kader partai untuk bisa menjaga amanah rakyat terus dilakukan berulangkali. Peringatan itu juga disampaikan tiga kali dalam rapat kerja nasional PDI P.

Karenanya, lanjut Hasto begitu Damayanti tertangkap operasi KPK, partai atas arahan Mega menyiapkan surat pemecatan bagi seluruh kader yang juga terbukti terlibat. "Sekjen aja marah, apalagi Ketua Umum. Sebab ini sudah merusak mental, "tegasnya.


(fid/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini