Negosiasi Gagal, Kader Muda PPP Tetap Minta Rapimnas Dibubarkan

Redaksi Redaksi
Negosiasi Gagal, Kader Muda PPP Tetap Minta Rapimnas Dibubarkan
Kericuhan di DPP PPP
JAKARTA - Massa yang mengamuk dikantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya bertemu empat mata dengan salah satu peserta Rapimnas.

Perwakilan massa bertemu dengan Wasekjen PPP sekaligus ketua GPK PPP, Hasan Husaeri Lubis.
Namun, pertemuan di antara mereka tidak menemukan kesepakatan.

Dalam kesempatan itu, Hasan meyakinkan perwakilan massa itu dengan mengemukakan bahwa tidak ada upaya pemakzulan Suryadharma Ali (SDA) dalam Rapimnas PPP.

"Tidak ada pecat memecat, makzul memakzul. Tidak ada itu. Ini semua pimpinan wilayah yang hadir. Evaluasi pemilu. Seluruh wilayah Indonesia. Apa itu salah?," kata Hasan di DPP PPP, Jakarta, Minggu (20/4/2014) dini hari.

Namun, massa tetap tidak terima dengan penjelasan Hasan dan tetap bertahan di kantor DPP sampai Rapimnas bubar dan mempertanyakan hasil keputusan Rapimnas.

"Salah itu! Enggak ada ketum! Salah itu! Gimana yang di dalam sudah ada yang dipecat masih saja ikut," kata seorang simpatisan yang tidak diketahui namanya.

Dia pun sempat meminta Hasan untuk menelepon SDA. Namun, Hasan menolak dengan tegas karena itu bukan menjadi ranahnya.

"Kalau begitu, Ketum datang suruh ke sini. Saya tidak tahu ketum datang atau tidak karena itu bukan ranah saya," tuntas Hasan. (FID)

(trk/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini