Tim Tiga Pilar Lacak Keberadaan Pasien Covid-19 di Kelurahan Industri Tenayan

Redaksi Redaksi
Tim Tiga Pilar Lacak Keberadaan Pasien Covid-19 di Kelurahan Industri Tenayan
riaueditor.com/har

PEKANBARU, riaueditor.com - Tim tracing dan testing covid-19 atau yang dikenal tim tiga pilar utama penanganan pasien covid-19 di kelurahan Industri Tenayan kecamatan Tenayan Raya bergerak melacak keberadaan seorang pasien covid-19 berinisial Is (25), karyawan PLTU Riau, Rabu (16/2/2022). Diketahui sebelumnya, Is adalah warga yang berdomisili di kelurahan Industri Tenayan.

Awalnya tim tiga pilar mendatangi rumah kontrakan orangtua Is, di mana diketahui sebelumnya pasien pernah mendiami rumah tersebut. Sesampai di sana rumah tersebut dihuni oleh pendatang baru.

Tim tiga pilar covid-19 yang digawangi Bhabinkamtibmas Aiptu Indra Gunawan bersama nakes Puskesmas Rejosari dan kelurahan Industri Tenayan mendatangi kediaman orang tua pasien di RT 02/RW 02 kelurahan Industri Tenayan guna mengimput tempat-tempat yang pernah disinggahi si pasien.

Dari sini tim memperoleh informasi dari ibunda pasien, menyebutkan jika Is terakhir singgah ke rumah orang tuanya itu sekitar 2 minggu lalu.

"Is selama berumah tangga lebih memilih mandiri. Sekarang lelaki ketiga dari 5 bersaudara ini tinggal di rumah kontrakan yang terletak di jalan Payung Sekaki Kelurahan Bambu Kuning," sebut Ibunda Is, Rabu (16/2/2022).

Ibunda Is kemudian mencari nomor kontak Is melalui ayahnya, dan kontak Is langsung terhubung.

Dari hasil pembicaraan Bhabinkamtibmas Aiptu Indra Gunawan dengan pasien Is diperoleh keterangan jika dirinya sudah dua hari mengalami demam dan batuk-batuk. Namun Is mengaku demamnya sudah agak berkurang.

Ditanya, pasien saat ini ada di mana, Is mengatakan jika dia mengurungkan diri di rumah kontarakannya setelah memeriksakan diri di klinik tempatnya bekerja.

"Pas masuk kerja pagi jam 7, rasanya ga sanggup saya izin pulang dan dikasih obat, trus disuruh PCR oleh unit," sebut Is.

Nakes dari Puskesmas Rejosari ditanya soal tindakan terhadap pasien yang terpapar covid-19, mengatakan pasien akan dievakuasi ke Asrama Haji.

"Pasien akan dikasih obat lalu dievakuasi ke asrama haji, dan tindakan untuk kontak eratnya akan di testing di tempat, kalau misalnya kedapatan positif antigennya langsung di PCR test, jika masih positif juga akan diisolasi," tandas Ana. (har)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini