Warga Tanah Merah Dihebohkan Penemuan Mayat di Dalam Parit

Redaksi Redaksi
Warga Tanah Merah Dihebohkan Penemuan Mayat di Dalam Parit
ali/riaueditor.com
Korban saat dievakuasi dari TKP.
RENGAT, riaueditor.com - Warga tanah merah kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Minggu (1/5) sekitar pukul 16.30 Wib dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di dalam parit di pinggir jalan yang kondisinya rawa dan semak belukar.

Mayat tersebut diketahui bernama Ujang (50) Kecamatan Lirik yang sedang memancing di sebuah kebun di RT02 RW01 Lingkungan II Kelurahan Tanah Merah.

Penemuan mayat berawal dari kecurigaan saksi Irawan (35) yang melihat sepeda motor korban namun tidak melihat pemilik sepeda motor di lokasi tersebut.

"Saya tanya kepada istri saya, pak Ujang kok tidak ada kelihatan di kebun sementara sepeda motornya ada," tanya Irawan pada istrinya.

Lalu istri saya menjawab, ada lah pak Ujang, tadi kelihatan kok, katanya menirukan jawaban istrinya.

Namun karena merasa curiga saksi (Irawan) mencoba melihat korban di kebunnya, begitu sampai di kebun, saksi mencari dan memanggil-manggil nama korban, namun tidak ada jawaban.

"Lalu saya coba untuk cari di kolam di samping rumah, juga tidak ada, akhirnya saya berjalan ke depan jalan, tepatnya di parit rawa dekat jalan aspal Kongsi Empat, dan saya melihat pancing korban," jelasnya,

Namun begitu saya dekati dan melihat pancingnya, saya melihat punggung dan topi korban di dalam parit, begitu tahu bahwa korban tenggelam, sayapun memberitahu warga lainnya, dan salah satu warga menghubungi polisi dan keluarganya.

"Korban ini sebenarnya bernama Rasit namun akrab dipanggil sehari-hari dengan sebutan Ujang Mul merupakan warga kecamatan Lirik," katanya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanah Merah Bripka Hanif Ashar saat dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian mengatakan, bahwa dari keterangan keluarga korban memiliki riwayat penyakit ayan.

"Jasad korban langsung dibawa pihak keluarga ke kediamanya di kecamatan Lirik, ketika disarankan agar dilakukan dulu visum pihak keluarga menolaknya," singkatnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini