Dikenakan Biaya Pemasangan Jaringan Baru Rp 4 juta

Warga Laporkan Oknum PLN Kuala Kampar ke Polisi

Redaksi Redaksi
Warga Laporkan Oknum PLN Kuala Kampar ke Polisi
ilustrasi
sambungan baru
PELALAWAN, riaueditor.com - Sejumlah warga Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Kuala Kampar mengeluhkan biaya pemasangan jaringan baru, dimana warga dikenakan biaya sampai Rp 4 juta. Merasa dirugikan pihak PLN, Asnizar (45) warga Sungai Perak  RT/RW:002/008 Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Kuala Kampar pun melapor ke polisi.

"Ya, tadi saya sudah laporkan ke Polsek. Saya menilai pihak PLN tidak transparan soal biaya pemasangan meteran (Kwh meter) listrik," ujar Asnizar, Kamis (25/2).
 
Disebutkannya, sejak 3 hari lalu rumahnya sudah bisa menikmati cahaya listrik. Karena memang sudah tersambung jaringan listrik dari PLN Kuala Kampar. "Baru tiga malam lah kami menikmati listrik PLN," paparnya.

Kendati bersyukur, namun Asnizar juga mengeluhkan mahalnya biaya sambungan baru. "Listriknya daya 1300, biayanya Rp 4 juta," ucapnya.

Sebelumnya sambung Asnizar, ia sempat komplain dengan petugas PLN di Kuala Kampar yang memasangkan jaringan atas nama Is. "Saya tanya kenapa mahal betul, sementara saya lihat di internet tak semahal itu. Kala itu banyak pulalah alasan petugas PLN terkait. Karena saya butuh, mau tak mau harus dilunasi juga. Kwitansinya ada, tanpa stempel dan tak ada keterangan yang jelas. Sampai-sampai waktu itu, petugas yang pasang ngomong untuk SLO saja Rp 700 ribu," ungkapnya sambil mengatakan saat mendaftar hanya menyerahkan foto KTP saja.

"Ya itu tadi, karena kami sangat membutuhkan listrik, tetap saja kami melunasinya," paparnya.
 
Asnizar membenarkan, dari biaya Rp 4 juta itu selain Kwh meter 1.300 kva, di rumahnya juga dipasang 7 titik lampu. "Sebelumnya, warga lokal mau pasang dengan biaya yang lebih murah. Tapi pihak PLN seakan mewarning, kalau dipasang bukan dari mereka jika terjadi apa-apa PLN tak bertanggungjawab. Padahal, selama ini kita tengok apa saja tanggungjawab PLN terhadap masyarakat yang mengalami musibah," ucapnya sambil menyebutkan usai pemasangan meteran ia pun mendapatkan voucher listrik senilai Rp 20 ribu.
 
Asnizar pun berharap ada penjelasan dari pihak PLN. "Hampir rata-rata, yang pasang baru dikenakan biaya Rp 4 juta, bang. Makanya saya beranikan diri menyampaikan keluhan masyarakat. Mudah-mudahan yang lain tak kena lagi dan ada penjelasan dari pihak PLN," pungkasnya.
 
Sementara itu, Kepala Ranting PLN Pangkalan Kerinci Afrizal Armen menyebutkan untuk sambungan baru (PB) daya 1300 VA, bisa diakses di www.pln@co.id atw tep ke (kode area) 123. Dan yang dibayar hanya BP (biaya penyambungan). Utk instlasi dan SLO silahkan pelanggan dilengkapi. Coba bapak konfirmasi biaya segitu untuk apa saja," jelas Afrizal balik bertanya.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini