Usai Sidang, Bodyguard Isteri Kedua RZ Baku Hantam dengan Wartawan

Redaksi Redaksi
Usai Sidang, Bodyguard Isteri Kedua RZ Baku Hantam dengan Wartawan
vila/riaueditor.com
PEKANBARU, riaueditor.com- Usai vonis 14 Tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar subsidair 6 bulan, terhadap Mantan Gubernur Riau HM Rusli Zainal oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru yang dipimpin hakim ketua Bachtiar Sitompul SH, Rabu petang (12/3) pukul 15.45 WIB, Bodyguard isteri kedua Rusli Zainal, T Syarifah baku hantam dengan puluhan wartawan.

Bodyguard Syarifah yang berjumlah sekitar empat orang tersebut terlibat baku hantam dengan puluhan wartawan karena para awak media hendak mengabadikan moment gambar isteri kedua RZ, Syarifah saat sedang mendekati RZ, lantas bodyguard Syarifah tersebut menghalang-halangi tugas wartawan dan sempat terjadi aksi penampisan kamera wartawan dan mendorong wartawan di areal Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Adegan baku hantam tersebut sempat membuat amarah puluhan wartawan nasional maupun lokal dari berbagai media tak terkendalikan dan sontak awak media pun memburu bodyguard Syarifah beramai-ramai.

Seorang wartawan media cetak lokal, Wahyu, dalam aksi baku hantam tersebut kepada Riaueditor.com mengakui dirinya kehilangan satu buah Handy Talkie (HT) merek Firstcom II FC-02G senilai Rp600 ribuan.

"HT saya letakkan disamping tas saya. Dan biasanya tidak pernah jatuh atau terlepas. Tiba-tiba saya baru sadar HT saya hilang, bang!," kata Wahyu kepada Riaueditor.com di PN Pekanbaru.

Fotografer Riaupos, Defizal Tanjung kepada Riaueditor.com juga menjelaskan bahwa dirinya saat mengambil gambar Syarifah isteri kedua Rusli Zainal, tiba-tiba saja kameranya ditampis oleh bodyguard Syarifah.

"Kamera saya langsung ditampis oleh bodyguard itu, bang! Dan nyaris terjatuh," jelas Defizal.

Bukan hanya itu, Riaueditor.com yang hendak mengambil gambar Syarifah pun juga terlibat insiden tersebut karena Riaueditor.com sempat ditarik oleh salah seorang bodyguard Syarifah.

Akibat insiden baku hantam tersebut, bodyguard Syarifah diamankan polisi dan langsung dibawa ke ruang Wakil Ketua PN Pekanbaru. Namun kendati demikian, awak media yang merasa dilecehkan profesinya tersebut tidak merasa tenang dan terus berambisi memburu bodyguard Syarifah untuk menanyakan maksud dan tujuan bodyguard Syarifah menghalang-halangi tugas wartawan.(vila)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini