Sutopo: 168 Orang Meninggal Dunia Akibat Tsunami di Selat Sunda

Redaksi Redaksi
Sutopo: 168 Orang Meninggal Dunia Akibat Tsunami di Selat Sunda
(Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
Kantung mayat di Puskesmas Carita, Jalan Carita Raya Km 6, Pandeglang, Banten.

JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan jumlah korban tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung Selatan terus bertambah. Dia mengatakan berdasarkan data sementara ada 168 orang meninggal dunia.

"168 orang meninggal dunia, 765 luka, 30 orang hilang, 558 rumah rusak," ujar Sutopo ketika memberikan keterangannya di Yogyakarta, Minggu (23/12). "9 hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, perahu kapal ada 350 yang rusak."

Sutopo mengatakan korban serta kerugian akibat tsunami ini ada di tiga kabupaten: Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Serang.

"Ini data sementara, diperkirakan akan terus bertambah karena belum semua daerah terdampak berhasil didata semuanya," ujar Sutopo. "Saat ini aparat gabungan masih mengevakuasi."

Sutopo juga mengatakan sejumlah daerah di Pandeglang yang terdampak tsunami di antaranya adalah Kecamatan Carita, Kecamatan Labuhuan, Kecamatan Cigeulis, Kecamatan Cibaliung.

Untuk di Kabupaten Lampung Selatan, kata Sutopo, ada 33 orang dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, 115 orang luka-luka. Sutopo juga mendata ada 110 rumah rusak di Lampung Selatan akibat tsunami.

(kumparan.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini