Puas Melecehkan Wartawan, Anshari Kadir Dengan Gemetar Minta Maaf

Redaksi Redaksi
Puas Melecehkan Wartawan, Anshari Kadir Dengan Gemetar Minta Maaf
hen
Puas Melecehkan Wartawan, Anshari Kadir Minta Maaf.
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Puas melontarkan kata-kata melecehkan dan merendahkan profesi wartawan/ jurnalis, akhirnya usai acara Pejabat Riau yang terpelajar Anshari Kadir meminta maaf kepada awak media yang hadir meliput pada acara UKS di lantai IV Kantor Bupati Rohil, Senin (7/12).

Pernyataan maaf tersebut disampaikan setelah insan pers mulai ramai berdatangan di aula rapat, seketika itu juga dengan gemetaran disertai muka yang pucat paci Anshari berusaha memperbaiki keadaan.
.
"Saya mau ikut kemana saja bapak ajak. Kita ini seperti anak dan ayah, saya khilaf dan demi Allah saya minta maaf. bisakan saya minta maaf," ujar Anshari dengan gemetar.

Kemudian dengan memelas Anshari meminta rekan wartawan supaya tidak menaikkan pemberitaan terkait ucapannya yang melecehkan pekerjaan jurnalis.

"Pak Rida saya kenal, mohon jangan diberitakan bisa merusak nama saya dan saya tak bermaksud demikian," pungkasnya.

Sebelumnya, selera humor Anshari yang didengar oleh pejabat teras Rokan Hilir seperti Asisten III Ali Asfar, Kadis Kesehatan H Junaidi, Kadis Pendidikan Ir Amiruddin dan dihadapan peserta lainnya sangat melukai hati Insan Pers.

Atas tindakannya tersebut, Anshari Kadir selaku Kabag Kesra Bidang Administrasi Provinsi Riau bisa dituntut pidana kurungan dan denda 500 Milyar sesuai Undang Undang Nomor 40 tahun 1999 Tentang Pers.

"Wartawan di Bagan jangan ditulis ya.. masak jeruk makan jeruk," ungkap Anshari tanpa pikir panjang.(hen)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini