Pemkab Siak Beri Penangan Terbaik Bagi Korban Musibah Terbakarnya Pasar Lama

Redaksi Redaksi
Pemkab Siak Beri Penangan Terbaik Bagi Korban Musibah Terbakarnya Pasar Lama
adi/riaueditor.com
H Syamsuar, Bupati Siak yang lagi menjalani cuti saat meninjau para korban terbakarnya pasar lama Siak Sri Indrapura, pada Sabtu (17/2/2018) pagi.

SIAK, riaueditor.com - Kebakaran hebat yang melanda kawasan pasar lama di Kelurahan Kampung Dalam Siak, Sri Indrapura, Sabtu (17/2/18) dini hari menghanguskan puluhan bangunan rumah dan toko cagar budaya berusia puluhan tahun.

Musibah kebakaran itu bertepatan dengan Perayaan Imlek 2569 ini, dan mendapat perhatian serius dari jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Siak. Sabtu pagi, sejumlah pejabat Negeri Istana meninjau lokasi kebakaran guna memastikan langkah penanganan cepat tanggap diberikan bagi para korban.

"Atas nama Pemerintah Daerah kami menyampaikan dukacita mendalam atas terjadinya musibah ini. Apalagi terjadi di tengah kegembiraan saudara-saudara kita yang tengah merayakan Imlek. Namun tentunya prihatin saja tidak cukup, kita upayakan penanganan yang terbaik untuk para korban," kata Plt Bupati Siak H Alfedri didampingi Asisten Bidang Ekbang H Hendrisan yang juga dihadiri H Syamsuar saat menemui para korban.

Berdasarkan data yang diterima, 54 unit ruko, rumah dan bangunan bekas SMP hangus terbakar. Sebagian besar bangunan terbakar berada disepanjang Jalan Ismail, dan nyaris menyambar blok pertokoan disamping Klenteng Hock Siu Kiong.

Sebanyak 121 orang petugas pemadam gabungan dari Damkar, Koramil, Polsek, Satpol PP, Manggala Agni, dibantu sejumlah tenaga damkar sejumlah perusahaan dan BUMD berjuang sejak dini hari tadi memadamkan api.

Kemudian sebanyak 8 unit mobil pemadam dari pemda dan perusahaan, 3 unit mobil supply air Dinas PU, dan 5 unit mesin air portabel juga dikerahkan untuk memadamkan api papar Hendrisan, Asisten Bidang Ekbang Pemkab Siak.

Meskipun telah menurunkan petugas pemadam dalam jumlah besar, amukan api sulit dipadamkan. Diperkirakan kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan kayu, ditambah kencangnya hembusan angin membuat kebakaran baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 6.30 Wib pagi hari.

Pasca peristiwa kebakaran tersebut kata dia, Pemkab Siak saat ini bersama pihak terkait tengah melakukan pendataan kerugian material. Selain itu mobilisasi sumbangan, bantuan pakaian layak pakai serta makanan dan minuman juga tengah dilakukan melalui Pemerintah Kecamatan.

"Selain posko tanggap bencana yang sudah berdiri di Klenteng Hock Siu Kiong, kita juga mempersiapkan bangunan baru RSUD Tengku Rafi’an sebagai lokasi pengungsian korban," sebut Hendrisan. (man)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini