Masih Syok, Korban Penyekapan & Pemerkosaan Pingsan di Kelas

Redaksi Redaksi
Masih Syok, Korban Penyekapan & Pemerkosaan Pingsan di Kelas
ilustrasi
LIMA PULUH KOTA - NPD korban penyekapan dan pemerkosaan masih syok atas peristiwa yang dialaminya. Saat pertama kali masuk ke sekolah, siswi SMP itu langsung pingsan di kelas.

NPD mulai Senin (21/4/2014) pagi mulai kembali masuk sekolah setelah melakukan perawatan selama sembilan hari di rumah sakit jiwa di Kota Padang pascapenyekapan selama lima hari.

Anggi, teman dekat korban, mengatakan, saat tiba di sekolah NPD masih belum bisa menjalani kegiatan sehari-hari secara normal dan terlihat murung.

Saat proses belajar mengajar berlangsung, siswi sebuah madrasah tsanawiyah (MTs) itu tiba-tiba mencekik lehernya sendiri lalu pingsan. Dia terpaksa digotong keluar kelas.

Orangtua korban, Yz, mengatakan, sebelum masuk sekolah NPD terlihat i sangat bersemangat untuk dapat kembali sekolah dan bermain bersama teman sebayanya. Korban khawatir jika tidak masuk sekolah, dia akan gagal menjawab pertanyaan-pertanyaan saat ujian nasional tingkat SMP nanti.

Sementara itu, Wali Kelas NPD, M Rizki, mengatakan, saat ujian nasional tingkat madrasah pada 24 Maret lalu korban tidak ikut, namun bisa menyusul dalam ujian paket.

Melihat kondisi korban saat ini, pihak sekolah khawatir siswi yang terkenal periang dan berkepandaian rata-rata ini bakal tidak bisa ikut ujian nasional susulan.

(Wahyu Sikumbang/Sindo TV/kem)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini