Ini Analisis Polisi soal Pembunuhan Adik, Kakak, & Pembantu

Redaksi Redaksi
Ini Analisis Polisi soal Pembunuhan Adik, Kakak, & Pembantu
ilustrasi
 BANDUNG - Dari hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian menduga bahwa tiga korban warga Gading Tutuka Blok K7 Nomor 64, Kecamtan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dibunuh dan dibuang dalam kurun waktu hampir bersamaan.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, menjelaskan, dari keterangan yang diperoleh ibu korban, Sri Annisa (44), dia terakhir kali bertemu dengan para korban pada Minggu 13 April 2014.

"Ibunya ini tiga hari sekali pulang ke rumah. Sedangkan sehari-harinya dia tinggal di salon miliknya di dekat Trans Studio Mall, Kota Bandung," beber Martin kepada wartawan, Rabu (16/4/2014).

Sementara saksi lain yakni seorang tukang ojek yang biasa mengantar anak korban, Rivan Cipta Pamungkas (sebelumnya ditulis Refan), ke sekolah, mengaku terakhir kali bertemu pada Senin 14 April 2014.

"Tukang ojek ini adalah yang biasa antar-jempur Rivan. Rivan ini kan sekolah siang, jadi jemput ke rumahnya pukul 12.00 WIB dan diantar pulang kembali pukul 16.00 WIB," jelasnya.

Pada Selasa 15 April, lanjut Martin, tukang ojek tersebut kembali menjemput bocah berusia 10 tahun itu. Namun, sesampainya di depan rumah, ia tidak bertemu Rivan.

"Setelah ditunggu 15 menit, Rivan tak kunjung keluar sehingga dia kembali lagi," tuturnya.

Dari fakta tersebut, pihaknya menduga tiga korban dibunuh pada kisaran waktu Senin malam hingga Selasa pagi.

"Diduga, setelah dibunuh, Rivan dibuang di Cidaun. Lima kilometer dari situ pembantunya juga dibuang. Dan di hari yang sama, kami temukan jasad kakaknya di Caringing, Garut," tukasnya.

Ia menambahkan, ada dugaan bahwa pembunuhan ini sudah direncanakan. Dari hasil olah TKP, kata Martin, ditemukan sebuah asbak penuh puntung rokok. Rokok tersebut diduga kuat bekas dihisap pelaku.
 
"Berarti kalau seperti itu pelaku sudah cukup lama berada di dalam rumah itu," jelasnya.

Dari jumlah puntung rokok itu pula diduga pelaku lebih dari dua orang.

Saat disinggung kemungkinan pelaku orang yang kenal oleh para korban, Martin belum bisa memastikannya.

"Untuk ke arah situ kami  belum bisa menduga-duga. Hal yang pasti, ibu korban ini sudah bercerai dengan suaminya sejak empat tahun lalu," terangnya.

Sementara itu, untuk mengungkap kasus ini, Polda Jabar akan membantu petugas Polres Bandung dengan mengerahkan satu tim khusus.

"Kita mohon doanya saja semoga ini bisa cepat terungkap," tutupnya.

(ton/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini