Bantah pemberitaan di salah satu media online,

Diskes Pelalawan Tegaskan Angga Meninggal Karena ISPA dan Kabut Asap

Redaksi Redaksi
Diskes Pelalawan Tegaskan Angga Meninggal Karena ISPA dan Kabut Asap
zul/riaueditor.com
Diskes Pelalawan Tegaskan Angga Meninggal Karena ISPA Diperparah Kabut Asap
PELALAWAN, riaueditor.com - Terkait adanya pemberitaan sepihak oleh salah satu media online yang menyebutkan bahwa Diskes Pelalawan tegaskan Angga meninggal bukan karena ISPA, dibantah keras oleh Sekretaris Diskes Pelalawan Asril MKes.

"Perlu perhatiannya, kita ingin meluruskan bahwa saya tidak ada ngomong Angga Saputra meninggal bukan karena ISPA, yang benarnya Angga meninggal bukan karena asap. Namun bisa jadi karena Angga terserang ISPA hebat hingga menyebabkan infeksi saluran pernafasan yang diperparah dengan kondisi asap, itu yang saya katakan."

Demikian penegasan Asril MKes kepada riaueditor soal pemberitaan di salah satu media online yang mempermasalahkan Angga meninggal bukan karena ISPA.

"Saya membaca semua yang ditulis di media online riaueditor.com, menurut saya tidak ada yang salah. Namun ada yang diluruskan. Pertama soal asap diparu-paru melainkan gambaran infeksi berat ditambah daya tahan tubuh yang lemah. Kalau berawal dari ISPA kemudian terus bertambah parah sehingga menimbulkan penyakit lainnya seperti asama pneumia dan lain-lain. Saya tidak mempermasalahkan kalau riaueditor.com menyebutkan Angga meninggal karena ISPA," ujarnya.

Hari ini, Sabtu (24/10/2015) pagi, Asril mengaku bersama Kabid P2PL Khairul mendatangi Rumah Sakit Efarina tempat Angga Saputra Bocah 2 tahun 1 bulan yang meninggal akibat buruknya kabut asap di Pelalawan.

"Kita langsung bertemu dokter Sandro Spa yang menangani Angga dan pengakuan dokter awal kedatangan Angga korban mengalami infeksi di saluran pernapasan berat," tukasnya.

Selannjutnya, sambung Asril, Diskes memastikan dengan melakukan pemeriksaan di laboratorium dan ronsen. "Hasilnya saluran pernapasan Angga terdapat Liokoside atau infeksi tinggi dan Hemoglobin kadar darah dan daya tahan tubuh yang rendah. Ini tentunya untuk memastikan validnya pemeriksaan sang dokter kepada Angga," ucapnya.

Saat riaueditor menyebutkan bahwa dalam pemberitaan sebelumnya keluarga memastikan bahwa Angga sudah mengalami batuk cukup lama, Asril mengatakan itu juga bisa menjadi penyebab. Asap ini bagi yang bermasalah dengan pernapasan tentu akan menambah dan memperburuk kesehatan.

"Jadi saya tidak ada membantah atau menegaskan bahwa Angga meninggal bukan karena ISPA. Bisa jadi ISPA yang menjadi sumber hingga Angga mengalami infeksi saluran pernapasan yang berat. Sambil mempertanyakan media online mana tu yang nulis," tutupnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini