Diduga Pingsan Terkepung Asap, Yurnalis Tewas Terbakar di Kebun Sawitnya

Redaksi Redaksi
Diduga Pingsan Terkepung Asap, Yurnalis Tewas Terbakar di Kebun Sawitnya
x3/riaueditor.com
Diduga Lemas Terkepung Asap, Yurnalis Tewas Terbakar di Kebun Sawitnya.
PEKANBARU, Riaueditor.com - Yurnalis (65), seorang petani, warga Desa Kebun Durian Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar, ditemukan tewas dengan kondisi cukup mengenaskan. Ia ditemukan dalam kondisi hangus terbakar ditengah kebun sawit miliknya, Kamis (23/7) sore, sekitar pukul 17.30 WIB. Diduga korban piungsan akibat terkepung asap dari lahan yang ia bakar sendiri.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur aryo Tejo Sik, Jum'at (24/7) siang mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh anaknya dalam kondisi hangus terpanggang di kebun sawit miliknya yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban.

"Saat itu sang anak mencari korban ke kebun sawit milik orang tuanya lantaran ayahnya tak kembali dari kebun sawitnya," terang Guntur.

Sebelum ditemukan tewas, lanjut Guntur, korban Yurnalis pergi ke kebun sawitnya untuk membakar semak belukar yang mulai meninggi. Kuat dugaan, korban terjebak kepulan asap dan kehabisan oksigen kemudian pingsan.
"Ketika korban pingsan, diduga api menjalar dan membakar tubuhnya," ujar Guntur.

Dikatakan Guntur, sewaktu ditemukan Yurnalis telah meninggal dunia. Mendapat temuan itu, pihak keluarga korban lalu menghubungi pihak Polsek Kampar Kiri. Petugas yang menerima laporan langsung menuju ke lokasi penemuan mayat korban untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus membawa jasad korban ke Puskesmas Kampar Kiri.

Untuk menyelidiki kejadian tersebut, polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi. "Jasad korban juga telah diserahkan ke pihak keluarganya, karena keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan langsung membawa jenazah korban ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman," tutup Guntur.(X3)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini